Warga Mesuji Diimbau Pakai Masker saat Beraktivitas akibat Abu Vulkanik GAK

  • 10 Sep 2026 08:51 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Mesuji - Polres Mesuji mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Imbauan tersebut disampaikan bersamaan dengan kegiatan penyiraman jalan yang dilakukan Sat Samapta Polres Mesuji, Rabu, 9 September 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Sejumlah ruas jalan utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat menjadi sasaran penyiraman petugas.

Kasat Samapta Polres Mesuji Iptu Chaidir Jamin mengatakan personel tidak hanya melakukan penyiraman jalan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan selama dampak abu vulkanik masih dirasakan.

“Personel juga turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ucap Iptu Chaidir, Rabu, 9 September 2026.

Selain memakai masker, masyarakat dianjurkan mengurangi kegiatan di luar rumah ketika konsentrasi abu vulkanik meningkat. Warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan untuk meminimalkan dampak debu yang menempel di permukaan rumah dan fasilitas umum.

Sementara itu, penyiraman dilakukan di Jalan Lintas Timur Desa Wira Bangun, Jalan Lintas Timur Desa Simpang Pematang, Jalan Jenderal Sudirman Desa Simpang Pematang, serta Jalan ZA Pagar Alam Desa Simpang Pematang. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menekan debu yang beterbangan akibat abu vulkanik.

Chaidir menjelaskan langkah tersebut merupakan upaya pencegahan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman. Penyiraman jalan diharapkan mampu membantu menurunkan konsentrasi debu yang mengganggu jarak pandang dan kualitas udara.

Polres Mesuji bersama instansi terkait masih terus memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Mesuji. Pemantauan dilakukan untuk memastikan langkah penanganan dapat segera dilakukan apabila kondisi berubah.

“Keselamatan, kesehatan, serta ketertiban masyarakat tetap menjadi perhatian utama,” ujar Chaidir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....