PLN UID Lampung Raih Peringkat Tiga Terbaik Nasional Kinerja Operasional

  • 08 Sep 2026 19:47 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung meraih peringkat tiga terbaik nasional dalam kinerja operasional Unit Induk Distribusi. Penghargaan tersebut diterima General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko dalam Awarding Strategic Distribution Forum PT PLN (Persero), Jumat lalu bertepatan dengan momentum Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026.

Capaian tersebut menjadi indikator konsistensi PLN UID Lampung dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Perbaikan kinerja antara lain tercermin dari indikator System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan System Average Interruption Frequency Index (SAIFI), yang mengukur durasi dan frekuensi gangguan listrik yang dirasakan pelanggan.

Di sisi lain, kebutuhan listrik di Provinsi Lampung terus mengalami pertumbuhan. Hingga Juli 2026, penjualan listrik PLN UID Lampung mencapai 3.837,5 GWh atau tumbuh 5,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan konsumsi tersebut menunjukkan peningkatan kebutuhan energi yang sejalan dengan aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat di Lampung.

Untuk mengimbangi pertumbuhan kebutuhan listrik sekaligus menjaga kualitas pasokan, PLN UID Lampung memperkuat infrastruktur distribusi. Hingga Juli 2026, PLN telah menambah 101,4 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 178,1 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR).

Selain itu, kapasitas gardu distribusi juga ditingkatkan sebesar 24,9 megavolt ampere (MVA). Penguatan tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

PLN UID Lampung juga meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi energi nasional. Salah satunya melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Melesom berkapasitas 2,3 megawatt (MW) di Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, pada Juni 2026.

Penambahan kapasitas pembangkit energi bersih tersebut turut memperkuat sistem kelistrikan Lampung sekaligus meningkatkan bauran EBT untuk mendukung penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.

General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko mengatakan penghargaan yang diterima bertepatan dengan HPN 2026 memiliki makna tersendiri bagi PLN. Menurut dia, pencapaian kinerja harus berujung pada peningkatan kualitas layanan yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh insan PLN UID Lampung. Terlebih, capaian ini kami terima bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional. Bagi kami, kinerja terbaik bukan sekadar angka dan peringkat, tetapi bagaimana peningkatan keandalan listrik dan kualitas layanan dapat dirasakan langsung oleh pelanggan,” ujar Noer, dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa 8 September 2026.

Ia mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik menjadi sinyal positif sekaligus tantangan bagi PLN untuk memastikan kesiapan sistem dalam mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, industri, hingga investasi di Provinsi Lampung.

“Dengan semangat Hari Pelanggan Nasional, kami berkomitmen untuk terus melayani sepenuh hati. PLN akan terus meningkatkan keandalan, memperkuat infrastruktur, dan menghadirkan layanan yang semakin mudah serta responsif. Kami ingin listrik tidak hanya hadir sebagai kebutuhan, tetapi menjadi energi yang menggerakkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Lampung,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....