Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Nelayan Tertimpa Hujan Batu dan Abu
- 06 Sep 2026 05:17 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung : Aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan meningkat signifikan pada Sabtu sore. Erupsi tersebut memuntahkan abu vulkanik pekat serta hujan batu pijar yang menyebar hingga ke kawasan perairan, memicu bahaya langsung bagi para nelayan tradisional di Selat Sunda.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, terlihat detik-detik mencekam saat perahu nelayan dihujani luncuran batu-batu kecil dan material pijar dari udara. Dalam video tersebut, terdengar benturan keras batu yang mengenai atap perahu di tengah kondisi laut yang gelap tertutup abu tebal.
Sebaran abu pekat membuat ruang udara perairan gelap gulita dan membatasi jarak pandang. Kejadian ini memaksa para nelayan segera memutar balik arah armada mereka menuju pesisir terdekat untuk menyelamatkan diri.
Menanggapi video yang beredar dan kondisi di lapangan, pihak otoritas pengamat gunung api bersama instansi terkait mengimbau keras seluruh nelayan, kapal motor, serta pelaku wisata bahari untuk mematuhi zona bahaya.
Masyarakat dilarang mendekati kawah Gunung Anak Krakatau dalam radius aman yang telah ditentukan sampai aktivitas erupsi dan hujan material batu mereda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....