BPBD Bandar Lampung Maksimalkan Layanan Air Bersih

  • 26 Agt 2026 21:07 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan memaksimalkan layanan distribusi air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan pasokan air.

BPBD Kota Bandar Lampung saat ini mengoperasikan empat armada mobil tangki air bersih untuk melayani kebutuhan warga di berbagai wilayah. Setiap armada memiliki kapasitas sekitar lima ribu liter air yang siap disalurkan ke daerah terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan distribusi air bersih menjadi salah satu langkah utama untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. Pelayanan dilakukan berdasarkan laporan yang masuk dari masyarakat melalui aparatur lingkungan setempat.

Menurut Idham, satu kali pengiriman air bersih membutuhkan waktu sekitar tiga jam hingga proses distribusi selesai. Dengan armada yang tersedia, BPBD mampu melayani sekitar 12 hingga 15 titik distribusi setiap hari.

"Kami telah menyiapkan empat armada tangki air bersih yang siap melayani kebutuhan masyarakat selama musim kemarau berlangsung," ujarnya, Rabu, 26 Agustus 2026.

BPBD mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk segera melapor kepada RT, RW, atau pihak kelurahan. Laporan tersebut selanjutnya akan diteruskan kepada BPBD agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Berdasarkan pemantauan BPBD, sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan meliputi Kecamatan Panjang, Sukabumi, Teluk Betung Timur, Teluk Betung Barat, Kemiling, Rajabasa, dan Kedamaian. Daerah-daerah tersebut menjadi fokus pemantauan selama musim kemarau berlangsung.

"Masyarakat diharapkan menggunakan air secara bijak dan segera melapor apabila mengalami kesulitan pasokan air bersih," ucapnya mengatakan.

Selain menyiagakan armada tangki, BPBD Bandar Lampung juga menempatkan personel siaga selama 24 jam untuk merespons kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi bantuan air bersih dapat berjalan cepat dan tepat sasaran saat dibutuhkan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....