90 SPKLU Tersebar di 58 Lokasi, Wisata Lampung Makin Ramah Mobil Listrik
- 22 Agt 2026 19:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Wisatawan pengguna mobil listrik kini memiliki semakin banyak pilihan untuk mengisi daya selama menjelajahi Provinsi Lampung. PLN UID Lampung mencatat sebanyak 90 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah tersedia di 58 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah.
Fasilitas tersebut berada di sejumlah titik strategis, mulai dari ruas jalan tol, kawasan perkotaan hingga lokasi wisata. Kehadiran jaringan SPKLU ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat semakin percaya diri melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko, mengatakan penguatan infrastruktur menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.
“Kami ingin pengguna kendaraan listrik semakin percaya diri menjelajahi Lampung. Dengan SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi strategis, perjalanan menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk berwisata, semakin mudah dan nyaman,” ujar Noer, Sabtu 22 Agustus 2026.
Pernyataan tersebut mendapat pembuktian langsung melalui Touring Kemerdekaan Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) yang menempuh rute Jakarta–Lampung–Jakarta pada 14–17 Agustus 2026.
Selama berada di Lampung, rombongan KOLEKSI tidak hanya melakukan perjalanan antarprovinsi, tetapi juga mengunjungi sejumlah destinasi wisata, seperti Pulau Pahawang dan Bukit Aslan.
Ketua Umum KOLEKSI, Arwani Hidayat, mengapresiasi dukungan PLN melalui ketersediaan SPKLU di sepanjang perjalanan.
“Dukungan SPKLU PLN di sepanjang rute membuat kami lebih mudah merencanakan pengisian daya sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar dan nyaman,” ujarnya.
Menurut Arwani, keberadaan jaringan pengisian daya membuat perjalanan jauh dengan mobil listrik menjadi semakin mudah direncanakan.
“Dengan kendaraan yang semakin mumpuni dan dukungan jaringan SPKLU PLN, perjalanan jauh menggunakan mobil listrik semakin mudah. Kami bisa menjelajahi berbagai destinasi di Lampung dengan nyaman,” katanya.
Bagi PLN UID Lampung, pengembangan SPKLU tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga memiliki potensi mendukung sektor pariwisata. Infrastruktur pengisian daya di kawasan wisata dapat memberikan nilai tambah bagi wisatawan yang memilih kendaraan ramah lingkungan.
Penguatan ekosistem tersebut juga sejalan dengan langkah PLN UID Lampung menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional sejak awal 2026. Pemanfaatan kendaraan listrik tersebut menjadi contoh penerapan mobilitas yang lebih ramah lingkungan sekaligus efisien.
Noer berharap semakin banyak komunitas kendaraan listrik maupun masyarakat umum menjadikan Lampung sebagai tujuan perjalanan.
“Semoga semakin banyak komunitas kendaraan listrik datang menjelajahi Lampung dan menikmati berbagai destinasi wisatanya,” tutup Noer.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....