DPRD Lampung Minta Pemprov Antisipasi Krisis Air Musim Kemarau
- 22 Agt 2026 18:20 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - DPRD Provinsi Lampung meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi guna menjamin ketersediaan air bersih bagi warga selama musim kemarau. Penurunan debit air mulai dirasakan masyarakat di sejumlah daerah sentra pemukiman.
Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung Maulidah Zauroh menyatakan kesiapsiagaan perlu dibangun sejak dini agar persoalan kekeringan tidak berkembang menjadi krisis. Pemetaan wilayah rawan kesulitan air bersih mendesak dilakukan secara presisi oleh instansi teknis.
Maulidah memaparkan bahwa keluhan masyarakat mulai bermunculan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Warga melaporkan penurunan debit air sumur yang memaksa mereka mengalokasikan usaha ekstra demi memenuhi kebutuhan harian.
"Saya menerima keluhan dari masyarakat di Tulang Bawang Barat terkait dampak kemarau, air mulai sulit dan sumur warga berkurang debitnya," ujar Maulidah pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Ia mengimbau pemerintah provinsi dan kabupaten tidak menunda penyaluran bantuan air bersih ke lokasi-lokasi terdampak. Selain penanganan darurat melalui armada tangki, penanganan jangka panjang juga harus disiapkan secara permanen.
Infrastruktur pendukung seperti pembangunan sumur bor, embung, dan optimalisasi jaringan air bersih dinilai menjadi solusi berkelanjutan. Penguatan fasilitas ini krusial agar ancaman kesulitan air tidak berulang setiap tahun.
"Harus ada solusi yang lebih permanen, kita perlu melihat wilayah mana yang membutuhkan sumur bor, embung, maupun penguatan jaringan air bersih," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....