Menjaga Jati Diri Pramuka di tengah Derasnya Perubahan Zaman
- 23 Agt 2026 15:15 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Perkembangan zaman menjadi salah satu tantangan bagi gerakan Pramuka dalam mempertahankan minat generasi muda. Di tengah banyaknya pilihan aktivitas dan kuatnya pengaruh media sosial, kegiatan kepramukaan dituntut mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai, tradisi, dan jati dirinya.
Pemangku Adat Ambalan Pramuka MAN 1 Bandar Lampung, M. Irsyad Faridz Dwiryan Sukma, mengatakan tantangan terbesar dalam kepramukaan saat ini adalah bagaimana menjaga nilai-nilai luhur dan tradisi agar tetap menarik bagi generasi muda. Menurutnya, Pramuka harus terbuka terhadap perubahan sekaligus tetap memegang prinsip yang menjadi landasan gerakan.
Irsyad mengatakan minat terhadap Pramuka di Lampung secara umum masih cukup baik. Namun, generasi muda saat ini memiliki banyak pilihan kegiatan lain sehingga diperlukan inovasi agar Pramuka tetap relevan dengan kehidupan mereka.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan perlu disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing peserta. Ketika seorang siswa memiliki ketertarikan terhadap Pramuka, kemampuan tersebut dapat diasah, diarahkan, dan dibimbing sehingga menjadi bekal yang dapat dibagikan kepada keluarga, teman, maupun masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa rasa jenuh dapat muncul ketika seseorang terlalu lama menjalani rutinitas. Namun, melihat semangat anggota dan adik-adik yang masih menjaga tradisi Pramuka menjadi salah satu alasan untuk terus melanjutkan pengabdian.
Irsyad menilai menjaga keberadaan Pramuka bukan berarti menolak perkembangan zaman. Sebaliknya, generasi muda perlu mampu memanfaatkan perubahan dengan tetap mempertahankan nilai dan jati diri kepramukaan agar semangat tersebut dapat terus diwariskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....