Lampung Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

  • 21 Agt 2026 08:03 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Provinsi Lampung tengah menyiapkan dukungan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut akan disiapkan melalui kerja sama antar daerah dalam wadah Mitra Praja Utama (MPU).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, mengatakan Lampung bersama sembilan provinsi lainnya yang tergabung dalam MPU telah memiliki kesepakatan kerja sama di bidang kebencanaan.

Menurut Rudy, kerja sama tersebut menjadi dasar bagi provinsi anggota MPU untuk saling membantu apabila salah satu daerah mengalami bencana.

"Kita tergabung dalam Mitra Praja Utama. Ada 10 provinsi yang tergabung dalam Mitra Praja Utama dan kami sudah melakukan penandatanganan MOU terkait dengan bidang kebencanaan," kata Rudy.

Rudy menjelaskan, melalui perjanjian kerja sama (PKS) yang telah disepakati, setiap provinsi anggota MPU memiliki komitmen untuk memberikan dukungan ketika terjadi bencana di wilayah anggota lainnya.

Dukungan tersebut dapat berupa bantuan personel, logistik maupun bentuk bantuan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi terdampak.

"Jika salah satu dari provinsi itu terjadi kejadian bencana, ya kita harus segera melakukan bantuan-bantuan baik personel maupun logistik dan bantuan yang lainnya," ujarnya.

Saat ini, BPBD Lampung masih melakukan pembahasan internal untuk menentukan langkah yang akan diambil. Hasil pembahasan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Rudy menyatakan, bentuk bantuan yang akan diberikan juga masih dalam tahap pematangan, termasuk kebutuhan personel maupun logistik yang akan dihimpun.

Selain persiapan di tingkat Pemerintah Provinsi Lampung, koordinasi juga dilakukan melalui wadah MPU.

Rudy menyebut hasil rapat MPU telah menyepakati fasilitasi bantuan untuk wilayah-wilayah yang terdampak bencana di NTT.

"Kalau untuk tingkat MPU kami sudah rapat kemarin, MPU akan memfasilitasi, kami akan memberangkatkan relawan atau memberikan bantuan logistik ke wilayah-wilayah yang terdampak di NTT," jelasnya.

Dengan skema tersebut, bantuan dari daerah diharapkan dapat dikoordinasikan secara lebih terarah sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Terkait waktu pemberangkatan bantuan, Rudy mengatakan belum dapat memastikan jadwalnya. Menurut dia, waktu keberangkatan akan bergantung pada bentuk bantuan yang akan dibawa, termasuk apakah bantuan berupa relawan, logistik atau kebutuhan lainnya.

"Nanti kita laporan dulu. Keberangkatan itu tergantung apa yang kita bawa. Kalau relawan, logistik, kita juga menghimpun," kata Rudy.

Dia menambahkan BPBD Lampung masih melakukan pemetaan kebutuhan sekaligus menghimpun sumber daya yang nantinya dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT.

Selain bantuan melalui koordinasi BPBD dan MPU, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan opsi untuk kembali membuka bumbung kemanusiaan.

Rudy mengatakan penghimpunan bantuan tersebut rencananya dilakukan melalui Korpri Provinsi Lampung. Dana yang terkumpul nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

"Rencana kami membuka bumbung kemanusiaan lagi melalui Korpri Provinsi Lampung, menghimpun dana-dana terutama dari ASN dan dari masyarakat luas untuk menyalurkannya ke saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....