Polres Lampung tengah Siagakan 533 Personel Gabungan Amankan Unjuk Rasa
- 21 Agt 2026 08:04 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Tengah - Polres Lampung Tengah menyiagakan 533 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di kantor Pemkab Lampung Tengah pada Rabu 19 Agustus 2026. Pengamanan ketat ini melibatkan unsur gabungan dari Polda Lampung, Polres, Satbrimob, TNI, serta pihak pemerintah daerah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dengan pihak perusahaan PT BSA dapat berjalan aman dan lancar. Kehadiran ribuan personel di lapangan berhasil menjaga situasi kondusif selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengapresiasi seluruh peserta unjuk rasa yang telah menyampaikan aspirasinya secara tertib. Pihaknya bersyukur masyarakat mampu mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku.
Perwakilan massa unjuk rasa dan pihak perusahaan akhirnya diterima untuk melakukan audiensi langsung bersama Bupati Lampung Tengah. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan tertulis terkait penegakan hukum insiden perusakan fasilitas serta jaminan iklim investasi daerah.
Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menjelaskan bahwa penanganan kasus perusakan fasilitas PT BSA saat ini ditangani oleh Ditreskrimum Polda Lampung. Pihak kepolisian berkomitmen menuntaskan proses hukum kasus tersebut secara profesional.
"Sampai saat ini tim penyidik dari Ditreskrimum Polda Lampung telah memeriksa dan mengambil keterangan dari kurang lebih 50 orang saksi," kata Charles, dikutip Kamis 20 Agustus 2026.
Situasi di lokasi kejadian saat ini dilaporkan aman dan petugas telah memasang garis polisi untuk keperluan olah TKP. Langkah ini dilakukan guna mengumpulkan barang bukti serta mendata seluruh aset perusahaan yang terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....