Pemprov Lampung Ingatkan Warga Tak Mudah Terprovokasi Berita Bohong

  • 21 Agt 2026 08:05 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Provinsi Lampung meminta masyarakat lebih berhati-hati saat menerima informasi di media sosial. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran berita bohong yang dapat meresahkan warga.

Rasa marah atau emosi saat membaca suatu kabar menjadi tanda bahwa seseorang sedang terpengaruh provokasi. Konten informasi palsu sering dibuat sengaja untuk memancing emosi para pengguna internet.

Kepala Diskominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo menjelaskan masyarakat perlu memeriksa kejelasan akun dan sumber berita. Pengecekan kebenaran isi pesan wajib dilakukan sebelum membagikan kembali unggahan tersebut.

Pengguna media sosial diminta segera berhenti membagikan berita ketika merasa emosinya mulai terpancing. Sikap tenang menjadi kunci penting agar masyarakat tidak terbawa arus kabar bohong.

Ganjar mengingatkan warga untuk memeriksa kembali logika dan kebenaran informasi yang diterima. Tindakan ini sangat berguna untuk memutus rantai penyebaran berita palsu di tengah masyarakat.

"Kalau sudah sampai terbawa emosi, itulah tandanya kita sudah termakan provokasi," kata Ganjar, Kamis 20 Agustus 2026.

Pemerintah mengharapkan masyarakat makin bijak dalam menyaring setiap kabar di media sosial. Peran aktif warga sangat dibutuhkan agar ruang digital di Lampung tetap aman dan tenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....