DPRD Lampung Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan

  • 19 Agt 2026 22:06 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - DPRD Provinsi Lampung menilai pengendalian inflasi harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Stabilitas harga kebutuhan pokok perlu terus dijaga guna memastikan program strategis pemerintah memberikan manfaat nyata.

Penurunan inflasi nasional secara tahunan dari 3,34 persen menjadi 2,88 persen serta deflasi bulanan sebesar 0,14 persen dinilai sebagai perkembangan positif. Kendati demikian, pemerintah daerah diminta tidak lengah mengingat sejumlah komoditas pangan masih mengalami fluktuasi harga.

Anggota DPRD Provinsi Lampung Naldi Rinara S. Rizal menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat pengawasan terhadap pergerakan harga bahan pokok di lapangan. Langkah antisipasi dini dinilai sangat krusial agar pengeluaran masyarakat tetap terjaga stabil.

Selain pengendalian inflasi, Naldi menilai integrasi layanan pertanahan serta optimalisasi penerimaan pajak daerah harus terus diarahkan untuk memperkuat kapasitas fiskal pemda. Peningkatan kualitas pelayanan publik wajib menjadi bagian utama dari arah kebijakan tersebut.

Naldi juga menyoroti peningkatan target program bedah rumah nasional yang melonjak signifikan menjadi 400.000 unit pada tahun 2026 dari sebelumnya 45.000 unit. Pihaknya menekankan agar alokasi program tersebut dikawal ketat agar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Program pemerintah harus dilihat dari hasil akhirnya. Jangan hanya mengejar angka capaian, tetapi harus dipastikan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat," tegas Naldi, dikutip Rabu 19 Agustus 2026.

DPRD Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap program prioritas mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....