Ditjenpas Lampung Gandeng 11 Mitra, Perkuat Pembinaan Warga Binaan dan Petugas
- 13 Agt 2026 19:58 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dan kerja sama dengan 11 mitra di di Bandarlampung, Kamis 13 Agustus 2026. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk mendukung pembinaan warga binaan sekaligus meningkatkan kompetensi petugas pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Maulidi Hilal, mengatakan pemasyarakatan tidak dapat berjalan sendiri karena pembinaan warga binaan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
“Pemasyarakatan ini kan tidak bisa berdiri sendiri. Kita melakukan pembinaan terhadap warga binaan ini perlu banyak tangan yang ikut bekerja sama,” kata Maulidi Hilal.
Ia menyebut sejumlah unsur yang terlibat dalam kerja sama tersebut, di antaranya perguruan tinggi seperti Universitas Lampung (Unila), Universitas Bandar Lampung (UBL), UIN, Institut Teknologi Sumatera (Itera), BNNP Lampung, Dewan Dakwah Provinsi Lampung, BKPM, serta Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.
Menurut Hilal, kolaborasi lintas sektor menjadi semakin penting untuk menjawab berbagai tantangan pembinaan. Setiap pihak diharapkan dapat saling membantu, mendukung, dan mengisi sesuai dengan kapasitas masing-masing.
“Solusinya kolaborasi, saling bantu, saling sokong, saling mengisi. Alhamdulillah, ternyata elemen yang ada di Lampung sangat kompak,” ujarnya.
Hilal optimistis kerja sama tersebut dapat berjalan secara nyata dan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan. Ia meminta jajaran unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan segera menindaklanjuti setiap bentuk kerja sama yang telah disepakati.
Selain pembinaan warga binaan, Hilal menekankan kerja sama tersebut juga diarahkan pada peningkatan kompetensi dan pembinaan personel pemasyarakatan.
Menurutnya, petugas membutuhkan penguatan kemampuan, termasuk pengetahuan psikologi dalam memberikan pelayanan dan pembimbingan kepada warga binaan.
Ia mencontohkan peluang kerja sama dengan perguruan tinggi melalui program pendidikan singkat atau short course. Salah satunya berkaitan dengan ilmu psikologi yang dinilai penting bagi petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas).
“Ketika melakukan pembimbingan terhadap pelayanan pemasyarakatan, ilmu psikologi ini menjadi satu langkah yang harus ditempuh,” katanya.
Peningkatan kompetensi juga dapat diarahkan pada pendidikan vokasi bagi petugas maupun warga binaan yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal. Keterampilan sederhana, kata Hilal, dapat menjadi modal besar apabila ditekuni secara serius.
Dalam bidang pendidikan warga binaan, Hilal memastikan anak-anak yang berada di lingkungan pemasyarakatan tidak boleh kehilangan hak untuk bersekolah. Ia menyebut salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Pesawaran telah mulai melakukan langkah awal dengan meninjau lokasi dan menyiapkan guru untuk mendukung model sekolah filial.
“Anak-anak kita tidak boleh putus sekolah. Mau namanya sekolah terbuka, mau namanya sekolah tertutup, yang penting program itu jalan. Dan bukan asal jalan, harus punya kualitas,” ujarnya.
Hilal menegaskan kualitas menjadi prinsip utama dalam menjalankan seluruh program kerja sama. Menurut dia, keberhasilan tidak cukup diukur dari ada atau tidaknya kegiatan, tetapi dari kualitas dan dampak yang dihasilkan.
Dalam penguatan kapasitas pegawai, ia juga memberi perhatian khusus terhadap pendidikan karakter. Hilal menilai integritas harus berjalan beriringan dengan karakter.
“Orang bicara integritas tapi lupa ngomongin karakter. Makanya banyak yang jebol. Jadi pendidikan karakter untuk pegawai itu menjadi fokus,” tegasnya.
Ia menargetkan seluruh bentuk kerja sama yang telah ditandatangani mulai berjalan pada tahun ini. Hilal berharap kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat pembinaan warga binaan, tetapi juga membangun sumber daya manusia pemasyarakatan yang lebih kompeten, berkarakter, dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....