BPBD Bandarlampung Bersihkan Drainase dan Atasi Dampak Kekeringan
- 13 Agt 2026 14:50 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - BPBD Kota Bandarlampung menangani dua persoalan lingkungan sekaligus dalam satu hari, yakni kekeringan dan drainase tersumbat. Kegiatan dilakukan pada Senin (10/8/2026) di sejumlah wilayah yang terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Idham Syahputra mengatakan penanganan dilakukan melalui distribusi air bersih dan pembersihan saluran drainase. Langkah tersebut diambil untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Distribusi air bersih dilakukan di Kecamatan Sukabumi dan Kecamatan Panjang. Bantuan diberikan kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat sumur yang mengering.
Sebanyak 183 kepala keluarga atau 761 jiwa menerima bantuan air bersih dari BPBD. Penyaluran dilakukan di Kelurahan Way Laga dan Kelurahan Pidada yang terdampak kekeringan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah yang masyarakatnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Distribusi air bersih ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga,” ujar Idham Syahputra.
Selain menangani dampak kekeringan, BPBD juga melakukan pembersihan drainase di Jalan Imam Bonjol RT 28 LK II, Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling. Saluran tersebut dipenuhi lumpur dan sampah yang menghambat aliran air.
Pembersihan dilakukan bersama Satpol PP, pihak kelurahan, dan Linmas. Upaya ini bertujuan mengembalikan fungsi drainase sekaligus mengantisipasi potensi genangan saat hujan turun.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran drainase. Saluran yang bersih akan membantu memperlancar aliran air dan mengurangi risiko terjadinya genangan,” kata Idham.
BPBD mencatat empat kegiatan penanganan dilakukan dalam sehari, terdiri dari tiga distribusi air bersih dan satu pembersihan drainase. Pemerintah Kota Bandarlampung terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan unsur kewilayahan untuk merespons berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....