Pemkot Bandarlampung Salurkan 203 Kursi Roda Warga

  • 13 Agt 2026 14:49 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Kota Bandarlampung menyalurkan 292 alat bantu kesehatan kepada warga yang membutuhkan pada 2026. Bantuan tersebut tersebar di 20 kecamatan berdasarkan data By Name By Address (BNBA).

Kursi roda menjadi jenis bantuan yang paling banyak disalurkan kepada masyarakat. Dari total 292 alat bantu kesehatan, sebanyak 203 unit merupakan kursi roda atau hampir 70 persen dari keseluruhan bantuan.

Selain kursi roda, pemerintah juga menyalurkan 14 unit kruk, 25 alat bantu dengar, 29 tongkat kaki tiga, dan 21 unit walker. Bantuan diberikan kepada warga yang mengalami keterbatasan mobilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Data Pemkot Bandarlampung menunjukkan Kecamatan Kedamaian menerima bantuan terbanyak dengan 25 unit. Disusul Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 23 unit dan Kecamatan Kedaton sebanyak 20 unit.

“Melalui penyaluran alat bantu kesehatan dan perbaikan infrastruktur tersebut, Pemkot Bandarlampung berupaya memberikan pelayanan yang lebih dekat dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, Kamis, 13 Agustus 2026.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung hingga ke rumah warga penerima manfaat. Eva Dwiana turut mendatangi sejumlah rumah warga untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kunjungannya, Wali Kota juga meninjau kondisi lingkungan sekitar penerima bantuan. Sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan menjadi perhatian dan diminta segera diperbaiki oleh instansi terkait.

“Selain perbaikan jalan, pengecatan ulang garis pembatas jalan di kawasan Pramuka juga menjadi perhatian agar keamanan dan kenyamanan masyarakat semakin meningkat,” ucap Eva Dwiana.

Pemkot Bandarlampung menilai tingginya jumlah kursi roda yang disalurkan menunjukkan kebutuhan alat bantu mobilitas masih cukup besar di tengah masyarakat. Program bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian warga sekaligus mendukung kualitas hidup penyandang disabilitas dan masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....