Rutan Bandar Lampung Vaksinasi 250 Ayam Petelur untuk Jaga Produktivitas
- 13 Agt 2026 05:49 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melaksanakan vaksinasi terhadap 250 ekor ayam petelur sebagai bagian dari kegiatan pembinaan dan kemandirian di lingkungan Rutan, Rabu 12 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Sub Seksi Bimbingan dan Kegiatan di bawah pimpinan Leon Nugroho. Vaksinasi dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh ayam sehingga kegiatan budidaya dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, turut hadir secara langsung untuk memantau pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemeliharaan ayam petelur merupakan salah satu kegiatan produktif yang perlu dikelola secara baik dan berkelanjutan.
“Vaksinasi ini merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan ayam petelur sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan budidaya. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara optimal dan memberikan manfaat sebagai bagian dari program pembinaan dan kemandirian di Rutan,” ujar Tri Wahyu Santosa.
Selain Karutan, kegiatan juga dihadiri Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Ari Julio. Kehadiran jajaran struktural tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pembinaan yang berada di bawah Sub Seksi Bimbingan dan Kegiatan.
Sebanyak 250 ekor ayam petelur mendapatkan vaksinasi untuk mencegah gangguan kesehatan serta mempertahankan kondisi ternak agar tetap produktif. Pemeliharaan yang dilakukan secara rutin dan terarah diharapkan mampu menunjang keberlanjutan budidaya ayam petelur di lingkungan Rutan.
Tri Wahyu menambahkan, kegiatan pembinaan tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan ternak, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kegiatan yang produktif dan memiliki nilai manfaat.
“Kami terus mendorong agar kegiatan pembinaan di Rutan tidak hanya berjalan secara rutin, tetapi juga dikelola dengan baik sehingga dapat memberikan nilai produktif. Dengan ternak yang sehat, diharapkan kegiatan budidaya ayam petelur ini dapat terus berkembang,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....