Aparat Penegak Hukum Harus Seimbangkan Penegakan Hukum dan Perlindungan HAM
- 06 Agt 2026 22:00 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab besar untuk tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga memastikan keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) dalam setiap proses hukum.
Hal tersebut disampaikan Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung, Adam Muhammad Yanis, S.H., M.H., dalam dialog interaktif RRI dengan tema "Peran Aparat Penegak Hukum dalam Menjaga Keadilan dan Hak Asasi Manusia".
Menurut Adam, penegakan hukum yang ideal harus mampu menghadirkan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan secara seimbang. Aparat penegak hukum dituntut menjalankan tugas secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia.
"Penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada penerapan peraturan perundang-undangan, tetapi juga harus memastikan setiap warga negara memperoleh perlindungan hak-haknya sesuai dengan konstitusi dan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
Ia menjelaskan, aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga lembaga peradilan, memiliki peran strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum. Oleh karena itu, integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas menjadi aspek yang harus terus diperkuat.
Adam juga menilai berbagai tantangan masih dihadapi dalam praktik penegakan hukum, antara lain meningkatnya kompleksitas perkara, perkembangan teknologi informasi, serta tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan keadilan.
"Di era digital saat ini, aparat penegak hukum dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun, penggunaan teknologi dalam penegakan hukum tetap harus memperhatikan perlindungan hak asasi manusia dan hak atas privasi masyarakat," katanya.
Selain aparat penegak hukum, menurutnya masyarakat juga memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem hukum yang berkeadilan. Partisipasi masyarakat dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran hukum, mematuhi peraturan, serta mengawasi jalannya proses penegakan hukum secara konstruktif.
Adam menambahkan, pendidikan hukum sejak dini juga menjadi salah satu upaya membangun budaya hukum yang menghormati hak asasi manusia. Generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, integritas, dan supremasi hukum.
Melalui dialog tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa penegakan hukum yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat, memiliki komitmen yang sama dalam menghormati hak asasi manusia dan menjunjung tinggi prinsip negara hukum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....