PKS Lampung Gelar Dauroh Ilmu Mantiq
- 03 Agt 2026 16:45 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung menggelar Dauroh Ilmu Mantiq bersama ulama asal Damaskus, Suriah, Sheikh Abdur Razzaq An Najm, di Gedung Serbaguna (GSG) DPW PKS Lampung akhir pekan lalu. Kegiatan tersebut diikuti para ulama, asatidz, dai, dan penuntut ilmu dari berbagai latar belakang sebagai upaya memperkuat tradisi keilmuan Islam sekaligus mempererat ukhuwah di tengah keberagaman umat.
Ketua DPW PKS Lampung yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu, mengatakan kehadiran ulama internasional merupakan bagian dari ikhtiar membangun ekosistem keilmuan Islam yang lebih kuat di Provinsi Lampung.
Menurutnya, kemajuan umat tidak hanya ditentukan oleh banyaknya aktivitas dakwah, tetapi juga oleh kokohnya tradisi belajar, penghormatan terhadap ulama, serta kemampuan membangun persaudaraan di atas nilai-nilai ilmu.
"Kami ingin PKS menjadi ruang yang mempertemukan para ulama dan asatidz untuk saling menguatkan. Ketika para pewaris ilmu duduk bersama dalam satu majelis, yang tumbuh bukan hanya pengetahuan, tetapi juga ukhuwah yang menjadi fondasi kekuatan umat," ujar Ade, dalam keterangannya, Senin 3 Agustus 2026.
Ia menambahkan, penyelenggaraan dauroh tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan Presiden PKS Muzzammil Yusuf, yang mendorong hadirnya ruang-ruang pembinaan umat melalui majelis ilmu. Ke depan, PKS Lampung berharap dapat menghadirkan lebih banyak ulama dari Timur Tengah untuk mengkaji kitab-kitab turats secara berkelanjutan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Budi Suseno, menjelaskan bahwa dauroh memiliki tiga tujuan utama, yakni mempertemukan ulama dan asatidz dalam satu majelis ilmu, memperkuat sinergi antarpendakwah di Lampung, serta memperdalam pemahaman peserta terhadap ilmu mantiq sebagai salah satu fondasi penting dalam memahami disiplin ilmu-ilmu Islam.
Menurutnya, penguasaan ilmu mantiq menjadi bekal bagi para penuntut ilmu untuk memahami literatur klasik para ulama secara runtut, logis, dan bertanggung jawab.
Pemilihan tema ilmu mantiq dinilai relevan dengan tantangan dakwah di era digital yang ditandai derasnya arus informasi dan beragamnya pandangan keagamaan. Melalui penguatan metodologi berpikir dan tradisi talaqqi bersama ulama yang memiliki otoritas keilmuan, peserta diharapkan mampu memperkokoh pemahaman keislaman yang berlandaskan adab, sanad, dan metodologi ilmiah.
Melalui kegiatan tersebut, DPW PKS Lampung berharap dapat mendorong tumbuhnya tradisi majelis ilmu yang semakin kuat di Lampung. Selain menjadi ruang penguatan kapasitas keilmuan, forum tersebut juga diharapkan mempererat kolaborasi antarulama dan asatidz dalam membangun ukhuwah Islamiyah serta memperkuat pelayanan kepada umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....