Cara agar Bahasa Lampung Memikat Hati Siswa Zaman Now
- 03 Agt 2026 06:08 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung : Pembelajaran bahasa daerah kini punya warna baru di tengah gempuran tren budaya modern. Di lingkungan sekolah nasional plus seperti SMPK–SMAK BPK Penabur Bandar Lampung, dimana percakapan biasa menggunakan Bahasa Ingris. Namun pelajaran Bahasa Lampung justru hadir lewat pendekatan yang menyegarkan dan penuh interaksi.
Adalah Baysa Deni, guru Bahasa Lampung di sekolah tersebut, yang mengemas materi pengajaran agar mudah diterima oleh para siswa. Ia memulai pembelajaran dari kata per kata yang sederhana dan lekat dengan aktivitas sehari-hari, sebelum melangkah ke pemahaman budaya yang lebih dalam.
"Saya memulai mengenalkan bahasa lampung dengan kata yang sederhana seperti Ipon, Ikhung, atau kata sehari-hari lainnya sehingga lebih mudah dipahami." Ujarnya saat berbincang dalam obrolan budaya Pro 4 RRI Bandarlampung.
Metode ringan ini terbukti ampuh membangkitkan rasa ingin tahu siswa. Baysa menyebutkan bahwa anak-anak sangat antusias dan penasaran untuk mengulik lebih jauh kekayaan kebudayaan Lampung. Respons positif ini menjadi bukti bahwa bahasa daerah tetap memiliki tempat tersendiri di hati generasi muda.
"Ternyata mereka sangat antusias dengan budaya lampung, seperti ketika saya memperkenalkan sastra lisan lampung Hahiwang dengan intonasi yang mungkin asing di telinga mereka namun berhasi menarik perhatian. Bukan hanya itu mereka antusias lebih dalam tentang kebudayaan lampung lain nya." Pungkasnya.
Bagi Baysa, mengenalkan bahasa ibu di sekolah nasional plus merupakan langkah krusial dalam merawat identitas budaya. Bahasa bukan sekadar mata pelajaran formal, melainkan fondasi karakter yang memperkuat jati diri para siswa.
Harapan besar pun disematkannya bagi masa depan anak-didiknya. Ia ingin benih kecintaan budaya ini terus melekat, sehingga sejauh apa pun mereka melangkah atau menuntut ilmu hingga ke luar negeri, para siswa tetap bangga akan akar budayanya dan siap mengenalkan Lampung di kancah internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....