Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam Sesuai Hadis Rasulullah
- 31 Jul 2026 08:36 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dalam setiap salat, terdapat satu momen yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa, yaitu setelah selesai membaca tasyahud akhir dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebelum mengucapkan salam. Pada waktu tersebut, seorang muslim diberi kesempatan untuk memohon perlindungan dan berbagai kebaikan kepada Allah SWT. Anjuran ini didasarkan pada hadis-hadis sahih yang diriwayatkan oleh para imam hadis.
Salah satu doa yang paling dianjurkan Rasulullah SAW adalah memohon perlindungan dari empat perkara. Doa tersebut berbunyi:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Allahumma inni a'ūdzu bika min 'adzābi Jahannam, wa min 'adzābil qabr, wa min fitnatil mahyā wal mamāt, wa min syarri fitnatil Masīhid Dajjāl.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal."
Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat. Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:
"Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai membaca tasyahud akhir, hendaklah ia berlindung kepada Allah dari empat perkara: dari azab Jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, serta fitnah Al-Masih Ad-Dajjal."
Hadis riwayat Imam Muslim No. 588 dan juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari No. 1377 dengan redaksi yang semakna.
Selain doa tersebut, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk berdoa sesuai kebutuhan masing-masing sebelum salam. Hal ini berdasarkan hadis dari Abdullah bin Mas'ud RA. Setelah mengajarkan bacaan tasyahud, Rasulullah SAW bersabda:
"ثُمَّ لِيَتَخَيَّرْ مِنَ الدُّعَاءِ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ فَيَدْعُو"
Artinya: "Kemudian hendaklah ia memilih doa yang paling ia sukai, lalu berdoa dengannya."
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari No. 835 dan Imam Muslim No. 402, sehingga menjadi dalil bahwa seseorang boleh memanjatkan doa apa pun yang berisi kebaikan setelah tasyahud akhir sebelum salam.
| Baca juga: Pembangunan Jalan Wates–Metro Dikebut |
Salah satu doa lain yang juga diajarkan Nabi SAW adalah doa memohon ampunan secara menyeluruh:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, yang aku sembunyikan maupun yang aku tampakkan, yang aku lakukan secara berlebihan, serta dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Maha Mengakhirkan. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau."
Doa tersebut diriwayatkan dalam Hadis Sahih Muslim No. 771.
Para ulama menjelaskan bahwa waktu setelah tasyahud akhir sebelum salam merupakan salah satu waktu yang sangat utama untuk berdoa. Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menerangkan bahwa doa pada posisi ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan, baik dengan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW maupun doa lain yang berisi permohonan kebaikan dunia dan akhirat.
Dengan demikian, seorang muslim dianjurkan untuk tidak terburu-buru mengakhiri salat setelah tasyahud akhir. Luangkanlah beberapa saat untuk memohon perlindungan, ampunan, serta berbagai kebutuhan kepada Allah SWT sebelum mengucapkan salam. Kebiasaan ini merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang memiliki landasan kuat dalam hadis-hadis sahih dan menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....