Produk Warga Binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung Tembus Pasar Jepang

  • 27 Jul 2026 16:20 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Produk kokopet hasil proses pengemasan yang dikerjakan warga binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung rutin diekspor ke Jepang. Kegiatan tersebut telah berlangsung hampir tiga tahun melalui kerja sama dengan PT Coir Indonesia Global.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Bandar Lampung, Medi Oktafiansyah, mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberi pengalaman kerja nyata kepada warga binaan.

"Untuk kokopet kami bekerja sama dengan PT Coir. Warga binaan melakukan proses packaging sebelum produk dikirim untuk diekspor ke Jepang," ujarnya.

Sebanyak 10 warga binaan terlibat dalam proses produksi mulai dari pengemasan hingga pemuatan barang ke kontainer.

Dalam sehari, mereka mampu menyelesaikan sekitar 100 kemasan dengan berat masing-masing 30 kilogram. Produk yang telah dikemas kemudian dikirim setiap tiga bulan sekali dengan volume mencapai sekitar dua kontainer atau hampir 20 ton setiap pengiriman.

Selain memperoleh pengalaman kerja, warga binaan juga menerima premi dari hasil pekerjaan yang dilakukan setiap bulan.

Menurut Medi, kerja sama tersebut menjadi salah satu upaya Lapas menghadirkan pembinaan yang produktif sekaligus memberikan nilai ekonomi kepada warga binaan.

"Kami ingin mereka mempunyai pengalaman kerja yang benar-benar bisa dimanfaatkan ketika bebas nanti," katanya.

Saat ini sekitar 80 warga binaan mengikuti berbagai program pembinaan kemandirian yang tersebar dalam 16 jenis kegiatan kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....