Melihat Komunitas Tejo, Menyusuri Gang-Gang Bandar Lampung Sambil Berolahraga

  • 26 Jul 2026 14:59 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Ada cara berbeda yang dilakukan Komunitas Teman Joging (Tejo) dalam menikmati olahraga pagi di Kota Bandar Lampung. Berbeda dengan komunitas lari pada umumnya yang memilih jalan protokol atau lintasan stadion, Tejo justru mengajak anggotanya menyusuri gang-gang sempit di berbagai sudut kota.

Sejak berdiri pada 18 Mei 2025, komunitas ini rutin menjelajahi lorong-lorong permukiman yang selama ini jarang menjadi jalur olahraga bersama. Bagi para anggotanya, setiap gang memiliki cerita tersendiri, mulai dari kehidupan masyarakat, kuliner rumahan, hingga bangunan-bangunan lama yang menjadi bagian dari sejarah Kota Bandar Lampung.

Kegiatan yang mereka sebut sebagai "blusukan sehat" ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga mempererat silaturahmi antaranggota maupun dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan. Koordinator Tejo periode dua bulan mendatang, Adian Saputra, mengatakan komunitas tersebut dibentuk dengan semangat menjaga kesehatan sekaligus memperkuat hubungan sosial.

“Ini sejalan dengan slogan Tejo, yakni "Joging Semampunya, Olahraga Secukupnya, Sehat hingga Lansia, dan Silaturahmi Sepanjang Usia,” kata Adian, Minggu 26 Juli 2026.

Menurut Adian, Tejo sengaja memilih rute yang melewati gang-gang di Kota Bandar Lampung agar anggotanya dapat lebih mengenal lingkungan sekitar. Ia menilai banyak pengalaman dan cerita yang tidak akan ditemukan jika hanya berolahraga di stadion atau mengikuti kegiatan car free day.

“Setiap gang memiliki keunikan. Kami bisa melihat langsung kehidupan masyarakat, menemukan kuliner rumahan, hingga mengetahui sejarah di balik kawasan yang selama ini jarang dikunjungi,” ujarnya.

Tejo didirikan oleh jurnalis senior Lampung, Juwendra Asdiansyah. Hingga kini komunitas tersebut memiliki sedikitnya 25 anggota yang berasal dari berbagai profesi. Di antaranya Kepala Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf, Sekretaris Dewan Pendidikan Lampung Gino Vanolie, mantan Ketua AJI Bandar Lampung Firman Seponada, jurnalis senior Budisantoso Budiman, dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) IB Ilham Malik, serta jurnalis senior Ferdi Gunsan.

Melalui kegiatan menyusuri gang-gang kota, Tejo berharap dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap olahraga. Bagi mereka, joging tidak harus dilakukan di lintasan khusus, tetapi juga bisa menjadi sarana mengenal lingkungan, membangun kebersamaan, menumbuhkan kepedulian terhadap sekitar, sekaligus memperkenalkan sisi lain Kota Bandar Lampung yang belum banyak diketahui masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....