Bupati Pringsewu Sambut Positif Lampung Jadi Pusat Hilirisasi Pangan Nasional

  • 26 Jul 2026 13:52 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyambut positif rencana pemerintah pusat menjadikan Provinsi Lampung sebagai pusat hilirisasi pangan nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang tengah mengembangkan hilirisasi komoditas singkong melalui produksi tepung Modified Cassava Flour (Mocaf).

Pernyataan itu disampaikan Riyanto usai menghadiri kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, di Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Bandarlampung, Jumat 24 Juli 2026.

Kunjungan Menteri PPN/Bappenas tersebut bertujuan menyelaraskan arah pembangunan Provinsi Lampung dengan program pembangunan nasional. Dalam kesempatan itu juga dibahas rencana menjadikan Lampung sebagai pilot project sekaligus pusat hilirisasi komoditas pangan nasional.

Program hilirisasi tersebut akan difokuskan pada sejumlah komoditas unggulan Lampung, seperti padi, singkong, jagung, kopi, beserta berbagai produk turunannya, sehingga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian daerah.

Riyanto mengatakan, Pemkab Pringsewu telah lebih dahulu mengembangkan hilirisasi singkong melalui program Kelompok Usaha Mocaf yang diarahkan menjadi penggerak ekonomi desa atau pekon.

"Melalui program Kelompok Usaha Mocaf, kami menargetkan setiap pekon memiliki satu unit usaha berbasis tepung Mocaf. Pengolahan singkong menjadi Mocaf tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan," kata Riyanto.

Ia menjelaskan, pengembangan Mocaf di Pringsewu dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan pendekatan berbasis klaster. Model tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah singkong, mendorong diversifikasi pangan, membuka lapangan kerja baru, sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di daerah.

Menurutnya, langkah tersebut juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pringsewu secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemkab Pringsewu telah membangun dua sentra produksi Mocaf secara mandiri. Selain itu, Pringsewu juga memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Program Desaku Maju yang difokuskan pada hilirisasi produk pertanian.

Riyanto berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan produk-produk lokal berbasis pertanian.

"Dengan adanya dukungan tersebut, kami berharap produk lokal Pringsewu semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....