Lapas Kelas I Bandar Lampung Maksimalkan Pembinaan Warga Binaan
- 23 Jul 2026 20:29 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Lapas Kelas I Bandar Lampung terus mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan pendidikan, keagamaan, olahraga, hingga kedisiplinan. Di balik pelaksanaannya, lembaga pemasyarakatan tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan sarana hingga kondisi hunian yang melebihi kapasitas.
Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, mengatakan pihaknya berkomitmen memastikan seluruh program pembinaan tetap berjalan meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
"Overkapasitas sangat memengaruhi karena luas lapas terbatas dan jumlah pegawai juga masih kurang. Namun, itu menjadi tantangan yang harus kami hadapi agar seluruh program pembinaan tetap terlaksana," kata Gatot di ruang kerjanya, Kamis 23 Juli 2026.
Selain overkapasitas, pihaknya juga menghadapi keterbatasan sarana penunjang, ruang pembinaan, serta jumlah petugas yang menangani bidang pembinaan.
"Tantangan kami adalah minimnya sarana penunjang, ruangan yang kurang memadai, serta jumlah pegawai di bidang pembinaan yang masih terbatas," ujarnya.
Meski demikian, Gatot menegaskan pembinaan tetap menjadi prioritas karena bertujuan membentuk karakter dan pola pikir warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
Ia menjelaskan, program pembinaan tidak hanya mengisi aktivitas warga binaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan bekal pengetahuan melalui pendidikan, pembinaan kerohanian, olahraga, serta pembinaan kedisiplinan.
Menurutnya, pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran warga binaan agar tidak mengulangi pelanggaran hukum setelah bebas.
"Dari pembinaan kerohanian akan tumbuh kesadaran bahwa pelanggaran hukum merupakan perbuatan yang bertentangan dengan nilai agama. Kemudian pembinaan kedisiplinan diharapkan mengubah pola pikir mereka sehingga ketika kembali ke masyarakat tidak mengulangi pelanggaran hukum," katanya.
Gatot berharap seluruh program pembinaan dapat terus berjalan secara optimal sehingga mampu memberikan bekal yang cukup bagi warga binaan sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....