BPS Lampung Gandeng Tokoh Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- 23 Jul 2026 17:30 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat upaya membangun kepercayaan publik sebagai kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Langkah tersebut ditandai dengan pengukuhan 18 Penggerak Partisipasi Sensus Ekonomi 2026 (PPSE26) Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Kamis 23 Juli 2026.
Pengukuhan melibatkan tokoh agama, akademisi, pimpinan organisasi, hingga perwakilan komunitas yang diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data ekonomi yang akurat.
Gubernur Lampung, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menegaskan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bergantung pada metodologi pendataan, tetapi juga pada tingkat kepercayaan masyarakat.
"Sensus Ekonomi memiliki tantangan sekaligus peluang. Tantangan terbesarnya adalah membangun kepercayaan publik di tengah kekhawatiran para pelaku usaha. Kehadiran tokoh agama, akademisi, pimpinan organisasi, hingga kelompok referensi di desa sangat strategis untuk mengedukasi masyarakat bahwa data sensus dijamin kerahasiaannya dan digunakan untuk kepentingan pembangunan," ujar Ganjar membacakan sambutan Gubernur.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, e-commerce, dan UMKM berbasis teknologi, pemerintah membutuhkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran serta mampu memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.
Pada kesempatan tersebut, BPS Provinsi Lampung juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Lampung sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Provinsi Lampung, Riswan Prasetyo, mengatakan tantangan terbesar petugas sensus saat ini bukan lagi menemukan unit usaha, melainkan membangun kepercayaan masyarakat agar bersedia memberikan informasi secara benar dan lengkap.
"Kepercayaan sering kali tumbuh dari figur yang dipercaya masyarakat. Ketika tokoh agama, akademisi, dan pimpinan komunitas mengajak jemaah serta anggotanya, pintu kepercayaan akan terbuka lebar. Kami tidak meminta mereka menjadi petugas sensus, tetapi menjadi penyambung harapan dan penggerak kepercayaan publik," kata Riswan.
Sebanyak 18 tokoh dan perwakilan lembaga dikukuhkan sebagai Penggerak Partisipasi Sensus Ekonomi 2026 berdasarkan Keputusan Kepala BPS Provinsi Lampung Nomor 175 Tahun 2026. Mereka diharapkan menjadi mitra strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga Sensus Ekonomi 2026 menghasilkan data yang valid sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi di Provinsi Lampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....