Pemkab Lampung Timur Targetkan Percepatan Penurunan Stunting

  • 21 Jul 2026 11:48 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, menegaskan percepatan penurunan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, meskipun tren prevalensi stunting di Lampung Timur terus menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, hasil tersebut harus terus ditingkatkan agar memberikan dampak yang lebih nyata bagi kualitas sumber daya manusia.

“Kita sudah bekerja maksimal sejak beberapa tahun terakhir. Angka stunting memang terus menurun, tetapi masih sedikit. Harapan saya tahun ini penurunannya bisa lebih signifikan, minimal tiga sampai empat persen,” ujar Azwar Hadi, Selasa 21 Juli 2026.

Ia juga menegaskan program penanganan stunting harus tetap menjadi prioritas meskipun pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran. Menurutnya, investasi pada pemenuhan gizi dan kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

Selain itu, Azwar memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan pernikahan usia dini yang dinilai menjadi salah satu faktor penyebab tingginya risiko stunting. Ia meminta Kementerian Agama terus mengintensifkan edukasi kepada calon pengantin agar memahami pentingnya kesiapan usia dan kesehatan sebelum membangun keluarga.

“Kita harus memperkuat pencegahan sejak awal. Edukasi kepada calon pengantin sangat penting agar mereka memahami risiko pernikahan dini terhadap kesehatan ibu dan anak,” kata Azwar.

Dia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk memperkuat pengawasan terhadap kinerja bidan desa, terutama dalam pendataan ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting. Ia menekankan bahwa akurasi data menjadi kunci dalam menentukan keberhasilan intervensi pemerintah.

“Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh validitas data. Jangan sampai laporan tidak sesuai kondisi di lapangan karena akan berpengaruh terhadap evaluasi pemerintah pusat,” ucapnya.

Lokus percepatan penurunan stunting Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026 tersebar di sepuluh desa, yakni Desa Purbosambodo, Kibang, Margototo, Sumber Agung, dan Jayaasri di Kecamatan Metro Kibang, Desa Pakuan Aji di Kecamatan Sukadana, Desa Sidorejo di Kecamatan Sekampung Udik, Desa Tritunggal di Kecamatan Waway Karya, Desa Nibung di Kecamatan Gunung Pelindung, serta Desa Buana Sakti di Kecamatan Batanghari.

Melalui penguatan sinergi, validitas data, serta intervensi yang tepat sasaran, Pemkab Lampung Timur optimistis upaya percepatan penurunan stunting akan semakin efektif dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....