Pemprov Lampung Siapkan 7 Hektare Lahan untuk Balai Diklat Industri

  • 16 Jul 2026 20:55 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Selatan: Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan lahan seluas 7 hektare di Kawasan Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, sebagai lokasi pembangunan calon Balai Diklat Industri (BDI). Kesiapan lahan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kamis 16 Juli 2026.

Peninjauan dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus mendukung proses perencanaan pembangunan fasilitas pelatihan industri yang representatif di Provinsi Lampung.

Balai Diklat Industri dirancang menjadi pusat pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor industri yang mampu mencetak tenaga kerja terampil, kompeten, dan tersertifikasi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pertumbuhan industri nasional, terutama di daerah yang tengah mendorong industrialisasi dan hilirisasi.

Menurut Faisol, komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyediakan lahan untuk pembangunan BDI merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.

"Ini merupakan komitmen besar dari Pemerintah Provinsi Lampung. Tentu kami menyambut dengan tangan terbuka kerja sama yang akan dilakukan ini, menjadi pintu yang lebih besar lagi bagi kemajuan industri yang ada di Lampung," ujarnya.

Ia berharap keberadaan Balai Diklat Industri nantinya mampu menjadi pusat pengembangan SDM industri yang mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing daerah.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan bahwa Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan perhatian besar terhadap pembangunan SDM sebagai fondasi kemajuan industri daerah.

"Pak Gubernur sangat mendukung rencana ini, dengan harapan dapat menguatkan daya saing industri di Lampung, khususnya melalui pembangunan SDM industri yang terstruktur dan tersertifikasi," ujar Jihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....