RRI dan KONI Lampung Perkuat Sinergi Sambut Porprov 2026

  • 16 Jul 2026 15:24 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – RRI Bandarlampung menggelar Talk Show Program Dengar Bareng bertema Kesiapan Cabang Olahraga Jelang Porprov 2026, Kamis 16 Juli 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua KONI Provinsi Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., M.E.P. dan Akademisi sekaligus Pengamat Olahraga Universitas Muhammadiyah Kotabumi Dr. Yopi Hutomo Bhakti, S.Pd., M.Pd.

Talk show membahas berbagai persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026, mulai dari pembinaan atlet, kesiapan cabang olahraga, hingga strategi meningkatkan kualitas penyelenggaraan. Diskusi tersebut menjadi ruang kolaborasi antara insan olahraga, akademisi, dan media dalam mendukung kemajuan olahraga di Provinsi Lampung.

Ketua KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat menjelaskan Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, penyelenggaraan Porprov diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan perekonomian di daerah.

"Melalui Porprov ini kita berharap ada pemerataan pembinaan cabang olahraga di seluruh kabupaten dan kota. Sarana prasarana, pembinaan atlet, hingga aktivitas olahraga diharapkan berkembang merata sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi daerah," ujar Taufik Hidayat.

Ia menambahkan pemerataan pembinaan menjadi salah satu fokus KONI Lampung agar potensi atlet tidak hanya terpusat di daerah tertentu. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan bagi atlet daerah untuk berkembang dan berprestasi pada tingkat yang lebih tinggi.

Akademisi dan Pengamat Olahraga Universitas Muhammadiyah Kotabumi Dr. Yopi Hutomo Bhakti menilai pembinaan olahraga perlu didukung dengan penguatan ekosistem industri olahraga. Menurutnya, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan akan memperkuat keberlanjutan pembinaan atlet di masa mendatang.

"Harapan kami olahraga dapat berkembang menjadi sebuah industri sehingga pembinaan tidak hanya bergantung pada satu sumber pendanaan. Semua pemangku kepentingan harus siap membangun olahraga sebagai industri agar proses pembinaan atlet ke depan menjadi lebih mudah dan berkelanjutan," ucap Yopi Hutomo Bhakti.

Diskusi juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, perguruan tinggi, dunia usaha, dan media dalam mendukung kemajuan olahraga di Lampung. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperkuat ekosistem olahraga di daerah.

Pada kesempatan yang sama, RRI Bandarlampung dan KONI Provinsi Lampung menandatangani Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama. Kesepakatan tersebut menjadi dasar penguatan kolaborasi dalam penyebarluasan informasi, publikasi kegiatan olahraga, serta dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga di Provinsi Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....