Kepatuhan Pajak Kendaraan Masih di Angka 46 Persen, Jasa Raharja Dorong Big Data
- 15 Jul 2026 21:18 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID., Bandarlampung - Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengungkapkan tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor secara nasional masih berada pada angka 46,28 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor di berbagai daerah.
Pernyataan itu disampaikan Awaluddin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, pada Selasa, 14 Juli 2026. Ia menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi bersama dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat.
Menurut Awaluddin, hingga Juni 2026 terdapat sekitar 51,9 juta kendaraan yang telah memasuki masa jatuh tempo pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dari jumlah tersebut, baru sekitar 24 juta kendaraan yang telah memenuhi kewajibannya, sementara sekitar 27 juta kendaraan masih belum membayar pajak.
Ia menyebut tingginya jumlah kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak perlu menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan. Penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan pendekatan berbasis data agar strategi yang diterapkan lebih tepat sasaran.
Awaluddin mendorong pemanfaatan big data, integrasi informasi lintas instansi, serta analisis data yang lebih komprehensif untuk mendukung peningkatan kepatuhan wajib pajak. Menurutnya, pengelolaan data yang baik dapat membantu Samsat memahami pola dan karakteristik wajib pajak di setiap wilayah.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan sinergi tiga pilar Samsat Nasional, yaitu Pemerintah Daerah, Korlantas Polri, dan PT Jasa Raharja. Kolaborasi tersebut diharapkan berkembang menjadi forum orkestrasi berbasis data yang mampu menghasilkan kebijakan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Rakornas Samsat 2026 menjadi wadah untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepolisian, dan PT Jasa Raharja dalam menghadirkan layanan Samsat yang modern serta terintegrasi. Melalui kolaborasi yang semakin kuat, diharapkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor dapat terus meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....