Tangis Ibu Pecah Iringi Hari Kelima Pencarian Korban Jatuh dari Kapal Batu Mandi

  • 14 Jul 2026 08:09 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Selatan – Suasana haru menyelimuti proses pencarian Zora Panasea Martauli Opusunggu, penumpang yang terjatuh dari atas Kapal Batu Mandi saat pelayaran dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Memasuki hari kelima pascakejadian, tim SAR gabungan masih belum berhasil menemukan korban.

Operasi pencarian terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran dari titik awal korban diduga terjatuh. Hingga kini, pencarian difokuskan di perairan sekitar Pulau Sebesi, pesisir Tanjung Tua, hingga Pulau Sangiang.

Dalam proses pencarian, keluarga korban turut mendampingi tim SAR. Momen mengharukan terjadi ketika ibu korban, Madesta, ikut berada di atas kapal pencarian. Isak tangis sang ibu pecah saat proses penyisiran berlangsung. Sambil memanggil nama anaknya, air mata terus mengalir, berharap putrinya segera ditemukan.

Korban, Zora Panasea Martauli Opusunggu, diketahui terjatuh dari atas Kapal Batu Mandi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni pada Kamis, 9 Juli 2026. Hingga hari kelima pencarian, keberadaan korban masih belum diketahui.

Tim SAR gabungan menyatakan operasi pencarian akan terus dilaksanakan hingga batas waktu yang telah ditetapkan sesuai prosedur. Berbagai unsur yang terlibat terus berupaya melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.

Pihak keluarga bersama tim SAR masih berharap korban dapat segera ditemukan. Tim SAR juga mengimbau para nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di perairan sekitar Selat Sunda agar segera melaporkan kepada petugas apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban, sehingga proses evakuasi dapat segera dilakukan. (Teguh sehnyo)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....