Wagub Jihan: Sekolah Rakyat Jadi Pintu Masuk Program Pengentasan Kemiskinan

  • 10 Jul 2026 15:45 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID., Bandarlampung - Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut juga menjadi pintu masuk berbagai upaya pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan.

Pernyataan itu disampaikan Jihan saat mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat, Adelia Putri, di Desa Rantau Jaya Udik II, Kecamatan Sukadana, pada hari Kamis, 9 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan peserta didik sekaligus melihat kondisi keluarga penerima manfaat.

Menurut Jihan, pemerintah mengintegrasikan berbagai program agar manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak hanya menyasar satu sektor, tetapi mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, program yang terintegrasi meliputi pendidikan melalui Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan sosial, hingga perbaikan rumah tidak layak huni. Selain itu, pemerintah juga memberikan kemudahan layanan administrasi untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Jihan mengatakan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut. Kolaborasi itu diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan keluarga.

"Pendidikan yang baik harus didukung kondisi keluarga yang semakin sejahtera," ujar Jihan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dipisahkan dari terpenuhinya kebutuhan dasar setiap keluarga.

Ia berharap berbagai program yang telah dijalankan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Dengan dukungan pendidikan, bantuan sosial, dan peningkatan kualitas hidup, diharapkan lahir generasi yang lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....