Pemprov Lampung Targetkan RS Bandar Negara Husada Raih Akreditasi Paripurna
- 01 Jul 2026 05:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH), mulai dari pengembangan fasilitas, peningkatan layanan medis, hingga persiapan menuju akreditasi Paripurna.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Pengembangan RSBNH yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa 30 Juli 2026.
Marindo mengatakan RS Bandar Negara Husada merupakan bagian penting dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung sehingga kualitas pelayanannya harus terus ditingkatkan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
"Bandar Negara Husada adalah bagian dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung. Kita ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan secara optimal," kata Marindo.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa jumlah kunjungan pasien dan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) RSBNH terus meningkat seiring perbaikan fasilitas dan mutu layanan. Saat ini rumah sakit tersebut telah mengantongi akreditasi tingkat Utama dan tengah mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi Paripurna.
Pemerintah Provinsi Lampung juga membahas rencana pengembangan sejumlah layanan kesehatan untuk memperluas akses masyarakat. Beberapa layanan yang akan diperkuat antara lain aktivasi layanan hemodialisa (cuci darah), penguatan layanan Intensive Care Unit (ICU), optimalisasi pelayanan dokter spesialis ortopedi dan bedah mulut, serta pengembangan layanan operasi katarak modern menggunakan metode phacoemulsification.
Selain peningkatan layanan medis, pemerintah juga menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur rumah sakit secara berkala, meliputi gedung, instalasi listrik, hingga sistem penyediaan air agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Rapat tersebut juga membahas penguatan sistem rujukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Melalui skema tersebut, RSBNH diharapkan menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Lampung Selatan, sekaligus mampu menerima pasien dari rumah sakit lain yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur tinggi.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian pemerintah, di antaranya pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), proses rekredensialing BPJS Kesehatan, serta optimalisasi kuota pelayanan agar akses layanan kesehatan bagi masyarakat semakin luas.
Marindo menegaskan pengembangan rumah sakit harus terus dilakukan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
"Seiring kita semakin baik, ekspektasi masyarakat juga semakin tinggi. Karena itu kita harus terus melakukan scaling up. Investasi pada peralatan medis dan ruang operasi telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan pasien," ujarnya.
Selain pengembangan sarana dan prasarana, Pemprov Lampung juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, termasuk penyusunan kebijakan yang mendukung kesejahteraan dokter spesialis agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
"Mudah-mudahan Rumah Sakit Bandar Negara Husada menjadi kebanggaan masyarakat Lampung," tutup Marindo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....