Peneliti Polinela Kaji Umur Simpan Cookies Berbasis Tepung Pisang

  • 29 Jun 2026 14:15 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Tim peneliti Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengembangkan penelitian terapan di bidang teknologi pangan untuk memprediksi umur simpan cookies berbasis tepung pisang. Penelitian tersebut memanfaatkan pendekatan model Labuza dengan mengintegrasikan isoterm sorpsi air dan karakteristik kemasan sebagai dasar analisis ketahanan produk.

Penelitian diketuai Dr. Ir. Zukryandry, S.T., M.Si. bersama Ratu Chaterine Fajri, S.A.B., M.Si., Ailsa Azalia S.T.P., M.T.P., dan Bella Intan Ayu Safitri, S.T.P., M.T.P. Kegiatan ini bertujuan menghasilkan model prediksi umur simpan produk pangan lokal yang lebih akurat dan dapat diterapkan dalam pengembangan industri pangan.

Ketua tim peneliti Dr. Ir. Zukryandry, S.T., M.Si. menjelaskan pendekatan Labuza dipilih karena mampu menganalisis hubungan antara kadar air produk, kelembapan lingkungan, serta karakteristik kemasan. Metode tersebut dinilai penting untuk menjaga mutu dan keamanan produk pangan selama penyimpanan.

"Melalui pendekatan ini, kita dapat memperkirakan umur simpan cookies secara lebih ilmiah dan terukur, sehingga produk dapat memenuhi standar mutu dan keamanan pangan," ujar Zukryandry, Senin 29 Juni 2026.

Selain mengkaji umur simpan, penelitian ini mendorong pemanfaatan tepung pisang sebagai bahan baku lokal pengganti tepung terigu. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas pisang sekaligus mendukung pengembangan pangan berbasis sumber daya lokal.

Tim peneliti juga mengkaji keterkaitan antara isoterm sorpsi air dan karakteristik kemasan dalam menjaga kualitas produk selama distribusi maupun penyimpanan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha, terutama industri kecil dan menengah, dalam menentukan strategi pengemasan yang sesuai.

Penelitian ini menjadi bagian dari upaya Polinela memperkuat inovasi teknologi pangan berbasis potensi lokal. Hasil riset tersebut diharapkan mendukung hilirisasi produk pangan sekaligus meningkatkan daya saing komoditas lokal di sektor industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....