Sekolah Rakyat Permanen Lampung Tampung 413 Siswa Baru dari 15 Daerah

  • 28 Jun 2026 09:40 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, akan menampung sebanyak 413 peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027. Seluruh siswa berasal dari 15 kabupaten/kota di Lampung dan akan mulai mengikuti kegiatan belajar setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli mendatang.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi menjelaskan jumlah tersebut berasal dari penerimaan peserta didik baru, perpindahan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, serta lulusan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung. Komposisi peserta didik disesuaikan dengan hasil pelaksanaan rekrutmen di lapangan.

Untuk tahun ajaran baru, Kementerian Sosial menetapkan kuota 270 peserta didik baru yang terdiri atas tiga rombongan belajar jenjang SD, tiga rombongan belajar SMP, dan tiga rombongan belajar SMA. Masing-masing rombongan belajar diisi sebanyak 30 siswa.

"Dengan demikian, total peserta didik yang akan menempati Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai 413 siswa yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung," kata Aswarodi, Jumat 26 Juni 2026.

Aswarodi menjelaskan pelaksanaan rekrutmen jenjang SD menghadapi kendala karena sebagian orang tua belum siap melepas anaknya mengikuti pendidikan berbasis asrama. Kondisi tersebut membuat dua rombongan belajar SD dialihkan menjadi masing-masing satu rombongan belajar tambahan untuk jenjang SMP dan SMA.

Selain menerima peserta didik baru, Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru juga akan menjadi lokasi baru bagi 71 siswa SRMA 32 Lampung Selatan. Sementara itu, SRT 35 Bandar Lampung memperoleh tambahan kuota 60 peserta didik baru, sedangkan 12 siswa lulusannya akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan seluruh peserta didik mulai memasuki asrama pada 13 Juli untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, kegiatan open house, dan doa bersama. Kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung sehari setelahnya sebagai tanda dimulainya proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....