Pasar Murah di Kebun Tebu Bantu Warga Dapat Pangan Terjangkau

  • 25 Jun 2026 16:11 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi daerah. Kegiatan berlangsung di Balai Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, dengan pengamanan dari Polsek Sumber Jaya.

Program tersebut menghadirkan sejumlah komoditas pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Ratusan warga memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli kebutuhan pokok guna memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat, pemerintah kecamatan, serta aparatur Pekon Purawiwitan. Kehadiran berbagai pihak diharapkan dapat memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat membeli Beras SPHP seharga Rp58 ribu per sak, Minyak Goreng Kita Rp15.500 per kilogram, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram. Komoditas tersebut menjadi kebutuhan utama yang banyak dicari warga di tengah fluktuasi harga pangan.

Kapolsek Sumber Jaya AKP Rekson Syahrul menjelaskan kepolisian mendukung pelaksanaan program pengendalian inflasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan lancar.

"Kehadiran personel kami di lapangan tidak hanya untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama kegiatan berlangsung, tetapi juga mendukung kelancaran program pengendalian inflasi daerah ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," ujar AKP Rekson Syahrul, Kamis 25 Juni 2026.

Melalui kegiatan penetrasi pasar ini, pemerintah daerah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus membantu menekan kenaikan harga kebutuhan pokok. Sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....