Gubernur Luncurkan Bed Dryer di Mesuji, Dorong Produktivitas dan Nilai Jual Gabah
- 24 Jun 2026 21:04 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Mesuji: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meluncurkan bantuan fasilitas pengering gabah (bed dryer) Tahun Anggaran 2026 di Desa Tanjung Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Rabu 24 Juni 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sektor pertanian dari hulu hingga hilir sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur didampingi Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami dan meninjau langsung proses produksi gabah hingga menjadi beras siap kemas.
Rahmat Mirzani Djausal menegaskan Kabupaten Mesuji memiliki posisi strategis sebagai salah satu sentra produksi pangan di Lampung dengan luas tanam mencapai 56 ribu hektare atau terbesar keempat di provinsi tersebut.
"Mesuji sudah capek ketinggalan. Sudah capek tertinggal dari daerah-daerah lain yang ada di Provinsi Lampung. Hari ini, saya kembali hadir untuk memastikan bahwa kemajuan itu benar-benar hadir di Kabupaten Mesuji," kata Gubernur.
Menurutnya, transformasi sektor pertanian dilakukan secara menyeluruh. Dari sisi produksi, Pemprov Lampung mendorong penggunaan varietas unggul seperti IPB 9G dan IPB 3S yang mampu menghasilkan produktivitas lebih dari 8 ton per hektare. Selain itu, pemerintah juga menggulirkan program fasilitas pupuk hayati cair gratis di setiap desa.
"Kami sudah coba tahun 2025 di 500 desa se-Provinsi Lampung. Kenaikan produktivitas paling kecil 15 persen dan paling besar mencapai 30 persen," ujarnya.
Pada sektor hilir, teknologi bed dryer disiapkan untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini bergantung pada cuaca. Dengan alat tersebut, kualitas gabah dapat terjaga sehingga harga jual hasil panen lebih stabil.
Selain meluncurkan bed dryer, Gubernur juga menyerahkan bantuan 1.000 paket sembako, 250 kilogram belerang untuk pengamanan lahan, bibit kakao untuk pengembangan perkebunan seluas 1.500 hektare, serta Kredit Usaha Alsintan (KUA) senilai Rp562 juta.
Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, keberadaan bed dryer berkapasitas 20 ton yang diserahkan kepada Gapoktan Mekar Jaya Abadi akan memperkuat sistem pascapanen di daerahnya.
"Melalui bantuan ini, kualitas gabah dapat dipertahankan dan posisi tawar petani terhadap tengkulak menjadi lebih kuat," kata Elfianah.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas produksi pupuk hayati cair dan simulasi penyemprotan lahan pertanian menggunakan drone di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....