Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Hama saat Musim Kemarau
- 24 Jun 2026 15:54 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Musim kemarau berpotensi meningkatkan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) di lahan pertanian Lampung. Salah satu hama yang menjadi perhatian adalah wereng batang coklat yang dapat mengganggu produktivitas padi.
Pemerintah Provinsi Lampung mendorong berbagai langkah mitigasi untuk menekan dampak serangan hama selama musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan strategi menghadapi risiko kekeringan yang mengancam sektor pertanian.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan kondisi kekeringan dapat memicu perkembangan sejumlah hama dan penyakit tanaman. Petani diminta meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pengendalian sejak awal masa tanam.
“Jadi kekeringan itu memicu adanya organisme pengganggu tanaman, salah satunya wereng batang coklat. Kita membutuhkan pengendalian yang harapannya tidak selalu menggunakan bahan kimia, tetapi bisa melalui pengendalian hayati maupun penggunaan pestisida sesuai kebutuhan,” ujar Elvira, Selasa 23 Juni 2026.
Menurutnya, pengendalian hayati dapat dilakukan melalui berbagai metode yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan kegiatan gropyokan yang melibatkan partisipasi masyarakat untuk menekan populasi hama di lahan pertanian.
Elvira menilai ketersediaan sarana pengendalian hama masih perlu diperkuat untuk menghadapi musim kemarau tahun ini. Dukungan tidak hanya diharapkan dari pemerintah pusat dan provinsi, tetapi juga dari pemerintah kabupaten dan kota melalui penyediaan kebutuhan pengendalian hama.
Pemerintah berharap langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini dapat menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman kekeringan dan serangan OPT. Pengendalian hama yang tepat dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga produksi pangan tetap stabil selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....