Keributan di Tempat Biliar Pringsewu Berujung Penusukan, Pengunjung Alami Luka
- 23 Jun 2026 07:32 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Keributan yang terjadi di sebuah tempat biliar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Senin,22 Juni 2026, berujung aksi penusukan yang menyebabkan dua orang pengunjung mengalami luka serius. Menindaklanjuti peristiwa tersebut, aparat Polsek Pringsewu Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang melibatkan sejumlah pengunjung di lokasi tersebut.
“Begitu kami menerima informasi sekitar pukul 23.30 WIB, petugas langsung menuju lokasi. Di sana memang terjadi keributan antar pengunjung yang berujung pada penusukan menggunakan senjata tajam,” kata AKP Ramon Zamora, Minggu malam.
Dalam kejadian itu, dua korban diketahui bernama Riyan Saputra (24) dan M. Zidane (22), warga Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Riyan mengalami luka tusuk terbuka di bagian paha kiri serta bawah ketiak kiri. Sementara itu, Zidane mengalami dua luka tusuk di bagian perut.
“Kedua korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan saat ini masih menjalani perawatan medis,” ujar Ramon.
Saat melakukan olah TKP, petugas kepolisian mengumpulkan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari saksi maupun pengunjung yang berada di lokasi saat kejadian. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga stik biliar dalam kondisi rusak serta satu celana jins pendek berwarna biru yang terdapat bercak darah.
Menurut Kapolsek, penyebab pasti keributan hingga berujung aksi penusukan masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk motif dan penyebab pasti masih kami dalami. Dugaan sementara berkaitan dengan persoalan antarpribadi, namun hal itu masih terus kami telusuri melalui keterangan para saksi dan barang bukti yang telah diamankan,” ucapnya.
Pihak kepolisian menegaskan akan menangani perkara tersebut secara profesional dan mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Serahkan proses penanganan kasus ini kepada kepolisian. Saat ini kami masih mengumpulkan seluruh fakta untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....