Hadapi Kemarau, Lampung Dorong Penggunaan Padi Genjah dan Tahan Kekeringan
- 22 Jun 2026 14:35 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Provinsi Lampung mengandalkan penggunaan varietas padi genjah dan tahan kekeringan untuk mengurangi risiko penurunan produksi selama musim kemarau. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi menghadapi dampak kekeringan yang berpotensi mengganggu sektor pertanian.
Varietas padi genjah dipilih karena memiliki umur panen yang lebih singkat dibandingkan varietas biasa. Kondisi itu dinilai dapat membantu petani menyesuaikan masa tanam dengan ketersediaan air di lapangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan penggunaan benih unggul menjadi salah satu strategi penting untuk menghadapi ancaman kekeringan. Lampung juga didukung oleh ketersediaan benih yang diproduksi pelaku usaha perbenihan di daerah.
“Untuk kita melakukan mitigasi atau mengurangi risiko terhadap bencana kekeringan, berbagai upaya dilakukan di antaranya menggunakan varietas padi yang genjah atau lebih singkat umur panennya. Lampung juga memiliki cukup banyak pelaku usaha perbenihan yang memproduksi benih padi genjah dan tahan kekeringan,” ujar Elvira.
Menurutnya, Lampung saat ini menjadi produsen benih terbesar keempat di Indonesia. Posisi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung kebutuhan benih bagi petani saat menghadapi perubahan kondisi iklim.
Selain mengandalkan produksi benih dari pelaku usaha lokal, pemerintah juga menyiapkan bantuan benih bagi petani yang terdampak kekeringan dan mengalami gagal panen. Usulan bantuan dapat diajukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap penggunaan varietas padi genjah dan tahan kekeringan dapat menjaga produktivitas pertanian selama musim kemarau. Upaya tersebut sekaligus mendukung target produksi pangan di tengah meningkatnya risiko perubahan iklim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....