Bupati Pringsewu Sebut Wayang Kulit Bukan Sekadar Hiburan
- 21 Jun 2026 09:54 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Di tengah derasnya arus hiburan modern dan budaya digital, seni tradisional wayang kulit dinilai tetap memiliki peran penting sebagai sarana pendidikan karakter dan penyampai nilai-nilai kehidupan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat menghadiri kegiatan Bersih Desa di Balai Kelurahan Pajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Sabtu, 20 Juni 2026 malam.
Pada kegiatan yang juga dimeriahkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki Gondo Sutoto tersebut, Riyanto menegaskan bahwa wayang kulit bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga mengandung banyak pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
"Wayang kulit bukan hanya hiburan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kebijaksanaan, filosofi hidup, dan ajaran moral yang dapat menjadi tuntunan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Menurut Riyanto, semangat pelestarian budaya yang ditunjukkan masyarakat Pajaresuk melalui kegiatan Bersih Desa patut diapresiasi. Tradisi tersebut tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Ia mengatakan Bersih Desa memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar membersihkan lingkungan. Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas berbagai nikmat yang diberikan Tuhan sekaligus doa bersama agar lingkungan tetap aman, tenteram, dan dijauhkan dari berbagai musibah.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat "Jejama Secancanan" yang menjadi identitas Kabupaten Pringsewu, yakni budaya saling bergandengan tangan dan bekerja bersama dalam membangun daerah.
"Melalui momentum Bersih Desa ini, mari kita perkuat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta terus menghidupkan budaya gotong royong dalam kehidupan masyarakat," katanya.
Sebagai salah satu wilayah strategis di ibu kota kabupaten, Kelurahan Pajaresuk juga diharapkan terus berkembang dengan dukungan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang dilakukan pemerintah daerah.
Bupati berharap tradisi Bersih Desa dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Pringsewu dalam menjaga budaya, mempererat persaudaraan, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat yang bersama-sama mengikuti rangkaian acara hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....