Wayang Kulit dan Bersih Desa Jadi Perekat Kebersamaan Warga
- 21 Jun 2026 09:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, masyarakat Pekon Waluyo Jati, Kecamatan Pringsewu, masih menjaga tradisi yang telah diwariskan turun-temurun. Melalui kegiatan Bersih Desa yang digelar bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, warga tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan rasa persaudaraan, Minggu, 21 Juni 2026. Tradisi tersebut semakin semarak dengan pergelaran wayang kulit semalam suntuk yang menjadi hiburan sekaligus bagian dari upaya menjaga warisan budaya Jawa yang masih hidup di tengah masyarakat.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat menjadikan tradisi Bersih Desa sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan. Menurutnya, semangat kebersamaan yang tercermin dalam tradisi tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini dipegang masyarakat Pringsewu, yakni Jejama Secancanan atau semangat bergotong royong dalam membangun daerah.
"Tradisi seperti ini bukan hanya warisan budaya, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan lestarikan," ujar Riyanto.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mendukung berbagai upaya pelestarian seni dan budaya daerah agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman. Menurutnya, budaya lokal merupakan identitas masyarakat yang perlu dijaga sebagai bagian dari kekayaan daerah sekaligus media pendidikan bagi generasi muda untuk mengenal akar budayanya.
"Mari bersama-sama membangun Kabupaten Pringsewu agar semakin maju, sejahtera, dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat," katanya.
Kegiatan Bersih Desa di Pekon Waluyo Jati turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan pekon, serta tokoh masyarakat setempat. Selain menjadi agenda budaya tahunan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui tradisi yang terus dijaga tersebut, masyarakat berharap keberkahan, keselamatan, serta kehidupan yang ayem dan harmonis senantiasa menyertai Pekon Waluyo Jati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....