Inspiratif, Puluhan Warga Binaan Rutan Bandar Lampung Lulus Wisuda Al-Qur'an

  • 18 Jun 2026 14:34 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Sebanyak 34 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandar Lampung mengikuti Wisuda Al-Qur'an yang merupakan puncak dari Program Operasi Berantas Buta Al-Qur'an (OBBA), Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian dan peningkatan kualitas spiritual warga binaan selama menjalani masa pidana.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Lampung, Maulidi Hilal, mengatakan bahwa program tersebut membuktikan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan bukan hanya tempat menjalani hukuman, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan perubahan perilaku yang lebih baik.

"Melalui program Operasi Berantas Buta Al-Qur'an ini, kami ingin menghadirkan nilai-nilai positif di dalam lapas dan rutan. Banyak masyarakat yang masih memandang lapas dan rutan sebagai tempat yang menyeramkan. Padahal, di sini ada berbagai program pembinaan yang bertujuan membentuk pribadi yang lebih baik, salah satunya melalui pembelajaran Al-Qur'an," ujar Maulidi Hilal.

Ia menjelaskan, program OBBA yang dilaksanakan sejak awal Mei hingga pertengahan Juni 2026 tersebut diawali dengan pemetaan kemampuan membaca Al-Qur'an seluruh warga binaan. Dari sekitar 10.000 warga binaan di Lampung yang terjaring dalam program ini, tercatat sebanyak 246 orang masih buta huruf hijaiyah, 201 orang memiliki kemampuan membaca Iqra, dan 196 orang telah mampu membaca Al-Qur'an.

"Sebagian besar dari mereka saat ini masih mengikuti proses pembelajaran membaca Al-Qur'an dan pembinaan rohani secara berjenjang dan berkelanjutan yang dilaksanakan bersama para ustaz dan pembina keagamaan," katanya.

Pada wisuda kali ini, sebanyak 31 warga binaan dinyatakan lulus sebagai wisudawan Iqra dan Al-Qur'an, terdiri dari 12 orang wisudawan Iqra dan 19 orang wisudawan Al-Qur'an. Selain itu, terdapat tiga warga binaan yang berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 sehingga diwisuda sebagai hafiz Al-Qur'an.

Menurut Maulidi Hilal, seluruh peserta telah melalui tahapan ujian yang dilakukan langsung oleh tim pengajar dan ustaz pembina di Rutan Kelas I Bandar Lampung.

"Keberhasilan mereka menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Al-Qur'an menjadi sarana untuk membangun karakter, memperkuat mental, dan menumbuhkan integritas dalam kehidupan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama program OBBA adalah memberantas buta huruf Al-Qur'an di lingkungan pemasyarakatan, meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah dengan benar, menuntaskan angka buta aksara Al-Qur'an, serta menumbuhkan motivasi spiritual warga binaan agar terus berinteraksi dengan Al-Qur'an.

Dalam kesempatan tersebut, Maulidi Hilal juga mengajak keluarga warga binaan untuk terus memberikan dukungan moral selama proses pembinaan berlangsung.

"Kami ingin menghadirkan energi positif bagi warga binaan dan keluarganya. Ketika mereka belajar dan memahami Al-Qur'an, diharapkan akan lahir perubahan perilaku yang baik sehingga saat kembali ke masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih bermanfaat," katanya.

Mengusung tema 'Bersama Al-Qur'an Menuju Pribadi yang Lebih Baik', kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Para peserta menerima apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan tahapan pembelajaran yang telah dijalani selama program berlangsung.

Pihak panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, ustaz pembina, serta berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya program hingga sukses mengantarkan puluhan warga binaan meraih kelulusan dalam Wisuda Al-Qur'an tahun ini.

"Belajarlah Al-Qur'an, karena Al-Qur'an dapat menenangkan hati, membimbing kita menghadapi berbagai ujian kehidupan, dan menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik," tutup Maulidi Hilal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....