Gubernur Mirza Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

  • 15 Jun 2026 11:25 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjadi responden pertama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung. Pendataan berlangsung di kediaman pribadi gubernur di Bandarlampung, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Lampung. Pendataan dilakukan untuk memperoleh gambaran terkini mengenai aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan sensus ekonomi memiliki peran penting untuk merekam berbagai perubahan yang terjadi selama satu dekade terakhir. Menurutnya, banyak perkembangan ekonomi yang perlu dicatat sebagai bahan perencanaan pembangunan.

“Ini sensus ekonomi terakhir 2016, 10 tahun sekali. Tentunya dalam waktu 10 tahun ini sudah banyak perubahan di Provinsi Lampung,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan data yang dikumpulkan akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan. Informasi yang akurat diperlukan agar program yang dijalankan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Mirza juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Ia meminta warga memberikan data yang benar dan tidak ragu saat menerima petugas pendataan dari BPS.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution mengatakan pelaksanaan sensus lapangan akan berlangsung selama 2,5 bulan. Pendataan dilakukan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di seluruh wilayah Lampung.

“Dengan Pak Gubernur sebagai warga pertama yang didata di kegiatan sensus ekonomi mulai tanggal 15 Juni ini, kami akan melaksanakan pendataan secara door to door,” ujar Ahmadriswan.

Menurutnya, sensus ekonomi kali ini akan menjangkau seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali. Pendataan dilakukan untuk memperoleh data yang menggambarkan kondisi riil perekonomian daerah dan diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....