Tekan Inflasi Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar

  • 11 Jun 2026 15:52 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu- Langkah taktis dan masif tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam menjaga stabilitas harga pangan. Guna menjinakkan laju inflasi daerah, Pemkab Pringsewu menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung memotori Gerakan Serentak Penetrasi Pasar di sejumlah pasar tradisional.

Hari ini, Kamis 11 Juni 2026), giliran Pasar Pagelaran di Kecamatan Pagelaran yang menjadi pusat pergerakan. Di lokasi ini, stan penetrasi pasar langsung diserbu oleh ratusan emak-emak dan warga setempat yang antusias mengantre demi berburu bahan pokok dengan harga di bawah rata-rata pasar. Beberapa komoditas pangan esensial dengan kualitas terjamin sengaja dipasok dalam jumlah besar, mulai dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, hingga gula pasir.

Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa operasi ini didesain sebagai instrumen intervensi pasar agar stok pangan tetap aman dan psikologi harga di tingkat pedagang tidak melambung liar.

"Semoga kegiatan ini juga dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, disamping kualitas yang lebih terjamin," ujar Umi Laila di sela-sela pemantauan di Pasar Pagelaran. Ia juga berharap gerakan ini secara jangka panjang mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi daerah.

Operasi pasar ini nyatanya bukan gerakan sporadis sekali jalan. Pemkab Pringsewu telah memetakan "gempuran" pasar murah ini secara beruntun di enam titik kecamatan sepanjang bulan Juni 2026. Sebelum menyasar Pasar Pagelaran hari ini, tim gabungan sudah terlebih dahulu sukses menggelar kegiatan serupa di Pasar Pringsewu pada Rabu 10 Juni 2026 kemarin.

Setelah dari Pagelaran, safari penetrasi pasar ini dipastikan akan terus bergulir secara estafet ke empat wilayah lainnya, yakni Pasar Pardasuka pada 17 Juni, Pasar Banyumas pada 18 Juni, Pasar Sukoharjo pada 23 Juni, dan akan berakhir di Pasar Adiluwih pada 26 Juni 2026 mendatang. Dengan skema beruntun ini, Pemkab berharap pemetaan pengendalian inflasi bisa merata di seluruh wilayah administrasi Pringsewu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....