Mahasiswa Unila Raih Gold Medal Nasional lewat Inovasi Pendidikan

  • 11 Jun 2026 22:38 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Lampung, Hendri Pratama, meraih Gold Medal Subtema Pendidikan pada ajang Pekan Essay Nasional (PENA) 2 di Universitas Dhyana Pura, Bali. Prestasi tersebut diraih bersama tim melalui karya esai yang mengangkat isu pemerataan pendidikan untuk mendukung Indonesia Emas 2045.

Tim yang terdiri dari Perkasa Dinanti Akbar, Savira Aulia Putri, Feby Ayu Maharani, dan Rahmah Dwi Asri menyoroti kesenjangan akses pendidikan yang masih terjadi di berbagai daerah. Tema tersebut dipilih karena dinilai dekat dengan bidang keilmuan yang mereka pelajari sebagai mahasiswa PGSD.

Dalam penyusunan karya, tim melakukan riset di sejumlah sekolah di Kota Metro dan wilayah sekitar Kampus PGSD Unila. Hendri Pratama menjelaskan hasil observasi menunjukkan masih terdapat berbagai tantangan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.

“Kami memilih topik pemerataan pendidikan karena masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian. Sebagai mahasiswa pendidikan, kami ingin menghadirkan gagasan yang mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada,” ujar Hendri, Kamis 11 Juni 2026.

Berdasarkan hasil riset tersebut, tim mengembangkan prototipe aplikasi pembelajaran sebagai alternatif media belajar bagi guru dan siswa. Produk itu dirancang untuk membantu proses pembelajaran sekaligus menjawab kebutuhan sekolah terhadap media yang lebih mudah diakses.

Proses penyusunan esai dilakukan melalui diskusi, pengumpulan data, serta pengembangan produk hingga berhasil lolos ke babak final nasional. Tim kemudian mempresentasikan gagasannya dan bersaing dengan finalis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Keberhasilan meraih Gold Medal menjadi motivasi bagi tim untuk terus mengembangkan inovasi yang telah dibuat. Mereka juga telah mengajukan proposal Program Pengabdian kepada Masyarakat agar produk yang dikembangkan dapat diterapkan secara lebih luas di dunia pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....