Ujian UM-PTKIN Lampung Diikuti Ribuan Calon Mahasiswa

  • 11 Jun 2026 22:37 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Ribuan calon mahasiswa mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 yang digelar menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Pelaksanaan ujian berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 Juni 2026, dengan pengawasan sesuai standar nasional.

Sebanyak 2.184 pendaftar memilih kampus keagamaan negeri di Lampung sebagai tujuan studi. Dari jumlah tersebut, 1.772 peserta mengikuti ujian di lokasi yang telah disiapkan panitia.

Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam sembilan sesi. Panitia menyediakan tujuh laboratorium komputer untuk mendukung kelancaran proses seleksi.

Wakil Rektor I, Prof. Dr. Andi Thahir mengatakan seluruh kebutuhan teknis telah dipersiapkan agar peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman.

"Alhamdulillah pelaksanaan terpantau berjalan lancar. Panitia telah menyiapkan seluruh kebutuhan teknis sehingga peserta dapat mengikuti ujian dengan baik," ujar Prof. Andi Thahir, Kamis, 11 Juni 2026.

Selain memfasilitasi peserta umum, panitia juga menyiapkan layanan bagi peserta berkebutuhan khusus. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama selama mengikuti seleksi.

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data, Prof. Dr. Achi Rinaldi menjelaskan kesiapan infrastruktur teknologi menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan ujian tahun ini.

"Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pengecekan komputer, jaringan internet, server, hingga simulasi sistem agar seluruh layanan berjalan optimal selama ujian berlangsung," ucapnya.

Panitia melakukan pengecekan perangkat dan jaringan sebelum ujian dimulai. Simulasi sistem juga dilakukan untuk mengantisipasi gangguan teknis selama proses seleksi berlangsung.

UM-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah. Melalui sistem berbasis komputer, proses seleksi diharapkan berjalan lebih efektif, terukur, dan akuntabel bagi seluruh peserta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....