Air Zamzam Masih Dominasi Pelanggaran Barang Bawaan Haji

  • 11 Jun 2026 09:11 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Air zamzam masih menjadi barang yang paling sering ditemukan dalam bagasi jamaah menjelang kepulangan haji ke Indonesia. Temuan tersebut kembali menjadi perhatian petugas pada masa pemulangan jamaah haji tahun 2026.

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung mengingatkan seluruh jamaah untuk mematuhi aturan barang bawaan penerbangan. Imbauan ini disampaikan agar proses kepulangan berjalan lancar tanpa kendala saat pemeriksaan bagasi.

Menurut petugas, masih banyak jamaah yang mencoba membawa air zamzam di dalam koper bagasi meskipun aturan larangan telah disosialisasikan. Berbagai cara dilakukan untuk menyimpan air zamzam di dalam barang bawaan yang akan masuk ke pesawat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, menjelaskan larangan tersebut diterapkan demi menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Risiko kebocoran air di dalam bagasi dapat mengganggu proses penanganan barang hingga operasional penerbangan.

"Larangan membawa air zamzam di bagasi bertujuan menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan," ucap Ansori F. Citra, Rabu, 10 Juni 2026.

Selain air zamzam, jamaah juga diminta memperhatikan daftar barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam pesawat. Kepatuhan terhadap ketentuan penerbangan dinilai penting untuk menghindari penundaan maupun pemeriksaan tambahan saat keberangkatan.

Petugas haji dan ketua kloter terus memberikan edukasi kepada jamaah sebelum jadwal kepulangan. Sosialisasi dilakukan secara langsung agar seluruh jamaah memahami aturan yang berlaku dan dapat menyiapkan barang bawaan sesuai ketentuan.

"Petugas terus memberikan edukasi kepada jamaah melalui ketua kloter dan petugas pendamping agar seluruh proses kepulangan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan penerbangan," ujarnya melanjutkan.

Menjelang kepulangan ke tanah air, jamaah juga diimbau menjaga kondisi kesehatan dan mengurangi aktivitas yang terlalu menguras tenaga. Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung berharap seluruh jamaah dapat kembali dengan selamat tanpa menghadapi kendala akibat pelanggaran aturan barang bawaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....