Lansia di Tanggamus Ditemukan Tewas dalam Sumur

  • 10 Jun 2026 09:56 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Seorang perempuan lanjut usia bernama Komariah (62), warga Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 16 meter di Desa Rantau Tijang, Selasa 9 Juni 2026 malam.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanggamus sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah menerima informasi adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur, Damkar Tanggamus berkoordinasi dengan Pos SAR Tanggamus pada pukul 22.10 WIB untuk meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tanggamus diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 22.25 WIB dengan membawa peralatan Vertical Rescue dan Confined Space Rescue. Tim menempuh perjalanan sekitar 38 kilometer menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi pada pukul 23.15 WIB, Tim SAR Gabungan langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur-unsur yang telah berada di lapangan sebelum memulai proses evakuasi.

Evakuasi dilakukan menggunakan metode Vertical Rescue mengingat posisi korban berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 16 meter. Tim SAR Gabungan bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dari lokasi yang cukup sulit dijangkau.

Sekitar pukul 23.35 WIB, korban berhasil diangkat dari dalam sumur. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung melalui Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus, Nico Saputra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.

"Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Damkar Talang Padang, Polsek Pugung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat setempat. Dengan berhasil dievakuasinya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada Rabu (10/6/2026) dini hari dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing," ujar Nico.

Setelah korban berhasil dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup. Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan sumur terbuka guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....