Pesisir Barat dan TNBBS Perkuat Akses menuju Way Haru

  • 10 Jun 2026 13:50 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) resmi memperkuat sinergi pembangunan berkelanjutan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada peningkatan akses menuju Way Haru sekaligus penguatan perlindungan kawasan konservasi.

Dilansir dari portal Pemkab Pesisir Barat (pesisirbaratkab.go.id), penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama Kepala Balai Besar TNBBS, Hifzon Zawahiri, di Ruang Rapat Payung Agung, Gedung A Lantai 4, Selasa, 9 Juni 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, Plh. Sekretaris Daerah Armand Achyuni, jajaran Balai Besar TNBBS, sejumlah kepala OPD, serta perwakilan Yonif TP 944/RSC.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengelola kawasan konservasi guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.

Kepala Balai Besar TNBBS, Hifzon Zawahiri, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut berpedoman pada prinsip 3P, yakni pemanfaatan, perlindungan, dan pengamanan kawasan konservasi. Seluruh ruang lingkup kerja sama, termasuk pembangunan jalan patroli, jembatan, dan infrastruktur pendukung lainnya, telah diatur secara resmi dalam dokumen PKS sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semua ruang lingkup kerja sudah kita masukkan dalam PKS, sehingga bersifat resmi dan sesuai prosedur,” ujar Hifzon.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya menuju Way Haru, tanpa mengurangi fungsi utama kawasan konservasi sebagai wilayah perlindungan ekosistem.

Sementara itu, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menegaskan bahwa penandatanganan PKS merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan. Ia menyebut peningkatan akses menuju Way Haru sebagai salah satu program prioritas pemerintah daerah guna meningkatkan konektivitas dan pelayanan masyarakat.

Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah peningkatan dan pemeliharaan jalan patroli sepanjang 6,2 kilometer beserta jembatan penghubung di Zona Khusus Way Heni–Way Haru. Program tersebut dinilai strategis karena tidak hanya mendukung perlindungan kawasan konservasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Peningkatan akses jalan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan, layanan kesehatan, dan konektivitas antarwilayah. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat juga semakin berkembang,” kata Dedi Irawan.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Besar TNBBS atas komitmen dan sinergi yang telah terjalin. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi fondasi kuat dalam mendukung perlindungan kawasan, pemulihan ekosistem, pengembangan wisata alam berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Melalui penandatanganan PKS ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Balai Besar TNBBS menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan, meningkatkan aksesibilitas masyarakat menuju Way Haru, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....