Pemasangan Papan Bunga Asal-asalan di Median Jalan Resahkan Pengguna Jalan
- 11 Jun 2026 10:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID Bandarlampung : Keberadaan papan bunga ucapan yang dipasang di median serta bahu jalan protokol kini tengah menjadi sorotan warga. Alih-alih mempercantik suasana, pemasangan papan bunga yang terkesan seadanya dan kurang kokoh justru dinilai mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas.
Kekhawatiran ini mencuat lantaran banyak papan bunga berukuran besar hanya ditopang oleh penyangga kayu yang minim penguat. Kondisi ini dinilai sangat rawan roboh, terutama saat wilayah tersebut dihantam angin kencang atau akibat getaran dari kendaraan bermuatan besar yang melintas.
Rangga, salah seorang warga dan pengendara motor yang kerap melintasi jalur protokol tepatnya di Jalan Antasari, mengeluhkan buruknya sistem pemasangan atribut tersebut. Menurutnya, posisi papan bunga yang terlalu menjorok ke jalan sangat membahayakan keselamatan publik.
"Pemasangan papan bunga yang ada di pinggir dan median jalan itu cukup membahayakan. Konstruksinya seadanya saja, jadi kita khawatir sewaktu-waktu bisa roboh atau jatuh karena embusan angin kencang atau getaran kendaraan yang melintas. Kalau jatuh, bisa langsung menimpa pengendara yang melintas," ujar Rangga dengan nada cemas.
Ketakutan Rangga bukan tanpa alasan. Ia mengaku pernah memiliki pengalaman buruk dan hampir menjadi korban akibat kelalaian pemasangan papan bunga tersebut.
"Saya punya pengalaman sendiri, hampir celaka saat membawa kendaraan. Waktu itu, tiba-tiba ada papan bunga yang jatuh tepat di depan saya. Beruntung saat itu kecepatan kendaraan saya sedang sedang saja, jadi sempat mengerem mendadak dan menghindar. Kalau jaraknya lebih dekat atau saya kurang sigap, pasti sudah tertimpa," ungkapnya menceritakan kejadian yang dialaminya.
Warga berharap pihak terkait, baik instansi pemerintah daerah maupun penyedia jasa pembuatan papan bunga, dapat lebih tegas dan selektif dalam mengatur tata letak serta standar keamanan pemasangan. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan bisnis maupun estetika semata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....