Pemkab Pringsewu Dorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
- 09 Jun 2026 06:59 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Peran ayah dalam keluarga tidak lagi sebatas sebagai pencari nafkah. Keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak dinilai menjadi faktor penting dalam membangun keluarga yang kuat sekaligus menciptakan generasi berkualitas di masa depan. Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional Keayahan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Senin, 8 Juni 2026.
Seminar menghadirkan Konselor sekaligus Pendiri Lingkar Ayah Indonesia, Rizki Tajuddin, serta narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan diikuti aparatur sipil negara, organisasi perempuan, serta berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap pembangunan keluarga.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, keberadaan seorang ayah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kepribadian, dan masa depan anak.
"Peran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga pendidik, pelindung, teladan, sekaligus figur emosional yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak," kata Riyanto.
Menurutnya, melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia, pemerintah ingin mendorong keterlibatan ayah secara aktif dalam pengasuhan, pendidikan, serta pendampingan tumbuh kembang anak di lingkungan keluarga. Ia menilai kehadiran ayah yang hangat, peduli, dan bertanggung jawab akan memberikan dampak besar terhadap kualitas generasi mendatang. Bahkan, keterlibatan ayah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka stunting.
"Ketika ayah hadir dan terlibat dalam pengasuhan, anak akan tumbuh dengan lebih baik, baik dari sisi kesehatan, pendidikan maupun pembentukan karakter," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih mengatakan keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama bagi anak. Oleh karena itu, penguatan peran ayah menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, pembangunan keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sehingga sejalan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia berharap Seminar Nasional Keayahan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan mampu melahirkan gagasan, komitmen, dan gerakan nyata untuk memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Pringsewu maupun daerah lainnya.
Melalui momentum Hari Keluarga Nasional, Pemkab Pringsewu berharap semakin banyak ayah yang terlibat aktif dalam kehidupan anak-anaknya sehingga tercipta keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....